bebek rewel

Men are from Mars, Women are from Venus, Duck is from Earth

Tarian Sang Maut

tak pernahkah engkau sadari?
kadang,
maut menari begitu dekat

saat engkau di tepi jalan….
melirik dari atas ketinggian…
ia seakan berada di depan
mengulurkan tangannya dan berkata,
“marilah, melangkahlah menuju keabadian”

saat melihat kilatan pisau,
tak terdengarkah bisikannya yang begitu merdu?
merayu….
“gapailah benda itu… biarkanlah ia bersatu dengan urat nadimu”

ia begitu cantik,
belaiannya lembut,
melewati setiap sela-sela hatimu yang retak
dan kamupun sering tidak menyadarinya

ia mempesonakanmu dengan kemilau kegelapan
dan menyelimutimu dengan keputusasaan
menjanjikan kehampaan bagi jiwa yang resah

tariannya begitu pelan…
tenang…
musiknya adalah kesunyian,
senyap daripada ramainya dunia…

tak tergodakah engkau untuk mengikuti ajakannya?
   

3 Comments

  1. Comment by Nikita on August 4, 2006 2:38 pm

    Kecantikan maut hanyalah imajinasi

    Mungkin engkau menanti bahkan bermimpi
    Suatu saat dia mengajakmu pergi
    Luka laramu sirna bagai embun pagi

    Tetapi tahu kah engkau apa yang terjadi di sini
    Ketika engkau pergi bersamanya dan tak kembali lagi
    Ayah bundamu menangisi
    Sanak saudara meratapi

    Sesudah itu engkau ditinggal di makam yang sepi
    Batu nisan sebagai prasasti

    ————————————————–

    Alamak!!! 😮

    Jelas bebek kalah gaya T___T 

    baguss bagusss 😀

    (bebek)

  2. Comment by dodol on December 20, 2009 5:14 am

    bek…
    “tarian sang maut” ane bawa ke note ane d fb
    btw yg “kentut” juga loh..

    ^_^

  3. Comment by dodol on December 20, 2009 5:14 am

    ow ya…beserta sebagian komennya jg ^_^

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment