<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bebek rewel &#187; Kedai Bakmi</title>
	<atom:link href="http://www.bebekrewel.com/category/kedai-bakmi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bebekrewel.com</link>
	<description>Men are from Mars, Women are from Venus, Duck is from Earth</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jun 2010 03:57:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ketika Ulama Menonton Film 2012 (yang &#8220;Salah&#8221;) (I)</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/2012-1/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/2012-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:25:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[global warming]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[mui]]></category>
		<category><![CDATA[pemanasan global]]></category>
		<category><![CDATA[sensor]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/?p=868</guid>
		<description><![CDATA[Semua link yang tercantum sudah ditest tanggal 23 November 2009.
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;
Sudah beberapa hari ini kita dibuat terperangah dengan reaksi MUI atas film layar lebar yang berjudul &#8220;2012&#8243;. Walau menurut jejak rekam MUI sudah tidak asing dengan anjuran (&#8220;fatwa&#8221;) yang &#8220;ajaib&#8221; (diantara fatwa terhadap golput sewaktu pemilu tahun 2009 dan baru-baru ini, wakil ketua MUI Jatim mengemukakan bahwa jalan sehat berhadiah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua link yang tercantum sudah ditest tanggal 23 November 2009.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Sudah beberapa hari ini kita dibuat terperangah dengan reaksi MUI atas film layar lebar yang berjudul &#8220;2012&#8243;. Walau menurut jejak rekam MUI sudah tidak asing dengan anjuran (&#8220;fatwa&#8221;) yang &#8220;ajaib&#8221; (diantara fatwa terhadap golput sewaktu pemilu tahun 2009 dan baru-baru ini, wakil ketua MUI Jatim mengemukakan bahwa <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/16/23593955/mui.jalan.sehat.berhadiah.haram" target="_blank">jalan sehat berhadiah adalah haram hukumnya</a>), reaksi beberapa pejabat MUI daerah terhadap &#8220;2012&#8243; tetaplah dirasa berlebihan.</p>
<p>Mengharamkan film berdasarkan argumen bahwa tidak ada yang tahu kapan itu kiamat maka film tentang &#8220;kiamat&#8221; (Sebenarnya, film &#8220;2012&#8243; sendiri bukanlah film tentang kiamat, tapi tentang bencana besar) adalah haram? Lah kenapa baru ribut sekarang? Ke mana orang-orang tersebut waktu ada film-film lainnya yang bertemakan serupa? (Sebutlah misalnya film &#8220;The Day After Tomorrow&#8221;)</p>
<p>Ada lagi yang menghimbau agar jangan percaya kalau kiamat akan datang tahun 2012. Tolonglah, ini fiksi gitu loh. Apa selama ini orang-orang yang mengharamkan film tersebut mengira kalau film-film yang diputar di bioskop itu semuanya film dokumenter? Kenapa pula film ini harus &#8220;dinilai&#8221; dengan kacamata agama (Dalam hal ini agama Islam) ketika film ini bukan mengangkat kisah kiamat versi agama? (Kalau dikatakan bahwa film tersebut diadopsi dari kitab suci ya tentu beda lagi ceritanya)</p>
<p>Kalaupun ada yang merasa &#8220;resah&#8221; karena jadi percaya akan &#8220;kiamat&#8221; datang tahun 2012, bukankah justru ini menjadi kesempatan emas untuk menjelaskan kiamat dari sudut pandang agama dan mengajak orang untuk berbuat baik? (Kalo nonton film yang fiksi aja udah jiper, ya berarti cepet-cepetlah tobat. Karena (katanya) kiamat menurut agama bisa jauh lebih ancur-ancuran sampai gak kebayang oleh manusia). Di sisi lain, reaksi berlebihan dengan alasan aneh (takut orang-orang jadi percaya dan resah) justru memberikan efek resah kepada masyarakat.</p>
<p>Melihat perkembangan masalah film &#8220;2012&#8243; ini, rasanya ada yang sedikit aneh. Mengapa hanya MUI yang terlihat terganggu dengan film ini? Padahal Kaabah sebagai simbol agama Islam tidak ditampilkan dalam adegan kehancuran di film tersebut (Catatan: Sutradara film &#8220;2012&#8243;, Roland Emmerich, mengatakan dalam interview seperti yang dilansir oleh &#8220;<a href="http://movies.yahoo.com/feature/movie-talk-roland-emmerich-fatwa.html" target="_blank">Yahoo! Movies</a>&#8221; bahwa ia sempat berkeinginan menampilkan adegan hancurnya Kaabah. Namun ide tersebut diurungkan setelah mendapat masukan dari salah satu co-writernya tentang resiko fatwa mati kalau adegan tersebut dimasukkan ke dalam film), sementara beberapa bangunan lainnya yang identik dengan agama-agama tertentu tidak luput dari adegan kehancuran.</p>
<p><img title="2012_Tibet" src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/2012_Tibet.jpg" alt="2012_Tibet" width="220" height="327" /> <img title="2012_Rio" src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/2012_Rio.jpg" alt="2012_Rio" width="220" height="330" /></p>
<p>Setelah berbingung-bingung ria beberapa saat, memantau komentar-komentar pembaca di beberapa situs berita (bebek memantau di kompas.com, detik.com dan okezone.com) dan mencari beberapa info di internet, bebek menyimpulkan dua hal:</p>
<p>1. Fenomena ribut-ribut film &#8220;2012&#8243; ini tidak lepas daripada kurang profesionalnya penyajian berita oleh media massa (khususnya media online) baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Media massa terkesan memanfaatkan isu yang dipandang sensitif (baca: isu agama) untuk menaikkan jumlah pembaca (Khusus bagi media online, jumlah &#8220;visit&#8221; dan &#8220;pageview&#8221; yang tinggi dapat memberikan posisi tawar lebih tinggi bagi media online untuk menjual slot iklan). Dalam hal ini, isu agama yang bersinggungan dengan agama Islam merupakan &#8220;sasaran yang paling empuk&#8221; untuk menarik perhatian pembaca dibandingkan dengan isu-isu yang menyinggung agama lainnya. Faktor lain yang membuat isu ini menjadi santer adalah kecenderungan media massa Indonesia untuk mengejar aspek sensasional dengan cara membentur-benturkan pendapat para figur publik. (Point ini dibahas di postingan ini &#8220;<strong>Asal Mula: Akibat Komporan Media Massa?</strong>&#8220;)</p>
<p>2.<strong> KESALAHPAHAMAN </strong>beberapa ulama terhadap film &#8220;2012&#8243; <strong>KARENA MENONTON FILM YANG &#8220;SALAH&#8221;.</strong> Bukannya menonton film &#8220;<a href="http://www.imdb.com/title/tt1190080/" target="_blank">2012</a>&#8221; yang dirilis tahun 2009 (Mengacu pada film yang diputar di bioskop bulan November 2009 ini), hampir bisa dipastikan beberapa ulama menonton film berjudul &#8221;<a href="http://www.imdb.com/title/tt1132130/" target="_blank">2012: Doomsday</a>&#8221; keluaran tahun 2008 yang sebenarnya adalah film berbudget rendah &#8221;kelas B&#8221; yang kualitasnya hancur-hancuran (dilihat dari rating dan komentar-komentar di IMDB). (Point ini dibahas di <a href="http://www.bebekrewel.com/2012-2/" target="_blank">&#8220;<strong>Salah Nonton?</strong>&#8221; <strong>- Ketika Ulama Menonton Film 2012 (yang &#8220;Salah&#8221;) (II)</strong></a>)</p>
<p><strong>Asal Mula: Akibat Komporan Media Massa?</strong></p>
<p>Berita paling awal yang bebek baca tentang komentar salah seorang pejabat MUI terhadap film ini adalah di detik.com. Artikel yang muncul dalam bagian &#8220;DetikSurabaya&#8221; itu berjudul &#8220;<a href="http://surabaya.detik.com/read/2009/11/16/121351/1242468/475/mui-malang-larang-masyarakat-nonton-2012" target="_blank">MUI Larang Masyarakat Nonton 2012</a>&#8220;.  Berikut ini adalah sedikit kutipan dari artikel yang dimaksud:</p>
<blockquote><p>Namun bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang film yang dibintangi John Cusack adalah tontonan yang menyesatkan. Film itu tak pantas ditayangkan.</p>
<p>&#8220;Film itu tidak pantas untuk ditayangkan, karena dapat mempengaruhi pemikiran orang,&#8221; kata Ketua MUI Kabupaten Malang KH Mahmud Zubaidi kepada wartawan saat ditemui di rumahnya Jalan Raya Pakisaji, Senin (16/11/2009).</p>
<p>Zubaidi mengaku, dia hingga saat ini masih belum menonton film tersebut. Dirinya baru mendengar kisah film itu dari orang lain. Namun, sebagai orang Islam memang seharusnya mempercayai adanya hari kiamat. Namun, untuk kepastian terjadinya merupakan kuasa dari yang maha kuasa.</p></blockquote>
<p>Dilihat dari tempat wawancaranya (di rumah Ketua MUI Kabupaten Malang), sepertinya wawancara tersebut bersifat informal (dalam arti bukan merupakan acara resmi MUI). Apakah pendapat yang dikeluarkan oleh seorang tokoh MUI secara spontan bisa dianggap mewakili MUI sebagai lembaga? Seharusnya tidak. Namun judul berita &#8220;MUI Larang Masyarakat Nonton 2012&#8243; memberikan kesan bahwa MUI sebagai lembaga sudah mengeluarkan fatwa resmi tentang film &#8220;2012&#8243;.</p>
<p>Isi berita yang diturunkan bahkan sama sekali tidak memberitakan bahwa Mahmud Zubaidi melarang masyarakat menonton &#8220;2012&#8243;. Di sana hanya ditulis, &#8220;Mahmud <strong>mengimbau</strong> kepada kaum muslim untuk tidak mempercayai gambaran hari kiamat&#8230;&#8221;. Mengimbau dan melarang adalah dua hal yang berbeda. Kealpaan untuk mencantumkan nama daerah juga memberikan kesan tersirat seakan yang mengeluarkan &#8220;larangan&#8221; tersebut adalah MUI pusat.</p>
<p>Okezone.com juga menggunakan pola yang serupa (mengangkat pendapat lisan seorang pejabat MUI dan menganggap pendapat tersebut mewakili suara MUI) di artikel &#8220;<a href="http://celebrity.okezone.com/read/2009/11/18/206/276846/206/mui-desak-lsf-tarik-2012-dari-peredaran" target="_blank">MUI Desak LSF Tarik 2012 dari Peredaran</a>&#8221; (Huruf tebal pada artikel dibuat oleh bebek)</p>
<p>=================================</p>
<p><strong>MUI Desak LSF Tarik 2012 dari Peredaran</strong></p>
<p>Rabu, 18 November 2009 &#8211; 14:17 wib<br />
Elang Riki Yanuar &#8211; Okezone</p>
<p><strong>JAKARTA -</strong> <strong>Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Lembaga Sensor Film (LSF) untuk menarik film 2012 dari peredaran</strong>. Hal itu dilakukan karena adanya kontroversi.</p>
<p><strong>Hal tersebut diungkapkan salah satu Ketua MUI KH Amidan saat ditemui wartawan di sela premiere film <em>Emak Ingin Naik Haji </em>di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2009).</strong></p>
<p><strong>Menurut Amidan</strong>, hal itu perlu dilakukan karena LSF tidak jeli dalam mengedit film tersebut, sehingga bisa menimbulkan persoalan SARA di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kontroversi ini menimbulkan keresahan terhadap masyarakat karena LSF tidak jeli mengenai masalah itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Amidan yang sudah menonton film 2012 menyebutkan di dalam salah satu bagian film ada gambar masjid roboh, sedangkan gereja tidak.</p>
<p>&#8220;Mestinya ini dipotong LSF. Kalau ada gereja saja tidak masalah. Ini kan ada masjid. Padahal ada perbedaaan budaya kita,&#8221; paparnya.(uky) (ang)</p>
<p>========================================</p>
<p>Apakah pendapat salah satu ketua MUI yang ditemui wartawan di sela premiere film lain dapat menjadi pendapat MUI sebagai lembaga? Atau lagi-lagi ini hanya kerancuan pemberitaan wartawan yang tidak profesional? (Tentang &#8220;gambar masjid roboh, sedangkan gereja tidak&#8221; bebek bahas lebih lanjut di bagian kedua)</p>
<p>Pemberitaan yang menggambarkan opini pribadi sebagai keputusan lembaga dapat mengecoh orang. Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan Prof H Asywadie Syukur misalnya, dalam pernyataannya seperti yang diberitakan di kompas.com (&#8220;<a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/17/13044763/Izin.Edar.Film.2012.Perlu.Ditinjau.Ulang" target="_blank">Izin Edar Film &#8220;2012&#8243; Perlu Ditinjau Ulang</a>&#8220;) menyatakan persetujuannya dengan &#8220;pendapat MUI Malang&#8221;:</p>
<blockquote><p>&#8220;Saya sependapat dengan MUI Malang, Jawa Timur, yang menyatakan film <em>2012</em> bisa menyesatkan umat atau kaum Muslim khususnya sehingga pemerintah perlu meninjau ulang izin edar film tersebut,&#8221; katanya di Banjarmasin, Selasa (17/11).</p>
<p>Mantan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin itu berharap, pemerintah menaruh perhatian lebih serius pada segala persoalan yang bisa menyesatkan atau menimbulkan kerisauan umat.</p>
<p>&#8220;Begitu pula kaum Muslim, hendaknya tidak mudah terbawa arus yang bisa berdampak negatif terhadap akidah atau nilai keimanan karena berbahaya bagi kehidupan, baik di dunia, maupun akhirat kelak,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Memang belakangan muncul film yang aneh-aneh, yang bisa menyesatkan umat serta mencederai Islam,&#8221; katanya.</p></blockquote>
<p>Kompas.com menurunkan berita bahwa &#8221;<a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/18/11001537/mui.pusat.tidak.keluarkan.fatwa.haram.bagi.2012" target="_blank">MUI Pusat Tidak Keluarkan Fatwa Haram bagi &#8220;2012&#8243;</a>&#8221;</p>
<p>=====================================</p>
<div>Rabu, 18 November 2009 | 11:00 WIB</div>
<div id="article_body"><strong>Laporan wartawan KOMPAS.com Rosdianah Dewi</strong></div>
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat belum berencana mengeluarkan fatwa haram bagi film <em>2012</em>. MUI menilai, film karya sutradara Ronald Emmerich itu hanya sebagai tontonan bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Belum ada rencana untuk mengeluarkan fatwa haram. Film itu hanya tontonan, bukan tuntunan,&#8221; ujar Ma&#8217;ruf Amin, Ketua Koordinasi Fatwa MUI, saat dihubungi <em>Kompas.com</em>, Rabu (18/11).</p>
<p>Dia mengatakan, film <em>2012</em> berbeda dengan film-film porno sehingga MUI tidak merasa perlu untuk mengeluarkan fatwa haram. Film <em>2012</em> adalah karya dan imajinasi sang sutradara. &#8220;Kalau film porno, pasti kami segera bertindak dan mengeluarkan fatwa haram,&#8221; kata Ma&#8217;ruf Amin.</p>
<p>Dia mengatakan, film tersebut akan menggiring opini masyarakat bahwa kiamat akan terjadi pada <em>2012</em>. Menurutnya, umat Islam tidak akan tersesat jika memahami ajaran Islam mengenai hari kiamat.</p>
<p>Selain itu, kata Ma&#8217;ruf, masyarakat telah semakin pandai dan tidak mudah terpengaruh dengan film semata. Masyarakat telah dapat membedakan mana yang benar dan mana yang sekadar imajinasi. Ma&#8217;ruf mengatakan, hingga saat ini MUI belum berencana untuk menonton <em>2012.</em> MUI masih menimbang perlu tidaknya menonton film keluaran Hollywood tersebut.</p>
<p>&#8220;Nanti kalau kami <em>nonton</em>, ada yang bilang MUI kerjanya <em>nonton </em>saja,&#8221; ucapnya.</p>
<p>======================================================</p>
<p>MUI Pusat terlihat lebih berhati-hati dalam menyikapi isu film &#8220;2012&#8243; seperti yang diberitakan dalam artikel &#8221;<a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/18/1117470/haramkan.film.2012.mui.malang.dan.banjarmasin.akan.dimintai.keterangan" target="_blank">Haramkan Film 2012, MUI Malang dan Banjarmasin Akan Dimintai Keterangan</a>&#8221;</p>
<p>===================================================</p>
<div>Rabu, 18 November 2009 | 11:17 WIB</div>
<div id="article_body">
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat akan meminta keterangan kepada MUI Malang dan Banjarmasin, terkait pengeluaran fatwa haram film 2012. &#8220;Dalam waktu dekat akan dimintai keterangan, kenapa mengeluarkan fatwa haram,&#8221; ujar Ma&#8217;ruf Amin, Ketua Koordinasi Fatwa MUI, saat dihubungi <strong>Kompas.com</strong>, Rabu (18/11).</p>
<p>Ia mengatakan, pada saat mengeluarkan fatwa haram MUI Malang dan Banjarmasin belum melakukan koordinasi dengan MUI Pusat. Oleh karena itu, pihaknya hingga saat ini belum mengetahui secara pasti alasan MUI Malang dan Banjarmasin mengeluarkan fatwa haram tersebut.</p>
<p>&#8220;Tiap-tiap MUI di kabupaten memang mempunyai wewenang untuk mengeluarkan fatwa haram. Tapi sebaiknya dilakukan koordinasi,&#8221; kata dia.</p>
<p>Seperti diketahui, MUI Malang dan MUI Banjarmasin mengharamkan film 2012. Alasannya,  isi cerita dikhawatirkan akan meresahkan masyarakat karena percaya kiamat akan datang pada 2012.</p>
<p>MUI Kabupaten Malang juga mengimbau umat Islam untuk tidak menonton apalagi mempercayai isinya. Hal tersebut berbeda dengan MUI Pusat yang tidak ada rencana mengeluarkan fatwa haram bagi film 2012. MUI Pusat menilai isi film tersebut tidak menyesatkan dan hanya imajinasi sang sutradara.</p>
<p>===================================================</p>
<p>Wajar Ma&#8217;ruf Amin sebagai Ketua Koordinasi Fatwa MUI bingung kenapa tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak MUI daerah. Padahal sudah ada aturan baku untuk mengeluarkan sebuah fatwa resmi. Di antaranya, perlunya pembahasan masalah oleh sidang komisi (baca: bukan keputusan perseorangan) dan juga adanya ketentuan bahwa MUI daerah berwenang mengeluarkan fatwa mengenai masalah-masalah keagamaan dalam lingkup lokal dengan terlebih dahulu mengadakan konsultasi dengan MUI/komisi fatwa MUI. (Sila baca informasi yang lebih detail di <a href="http://www.mui.or.id/konten/fatwa-mui/pedoman-penetapan-fatwa-majelis-ulama-indonesia" target="_blank" class="broken_link">Pedoman Penetapan Fatwa Majelis Ulama Indonesia</a>)</p>
<p>Kalimat pertama dalam artikel kedua lagi-lagi menyiratkan seakan memang ada fatwa haram yang dikeluarkan oleh MUI Malang dan Banjarmasin. Kembali bebek tekankan bahwa pada kenyataannya, sampai sekarang bebek tidak menemukan satupun artikel berita yang menyatakan bahwa MUI Malang dan Banjarmasin telah mengeluarkan fatwa haram secara resmi (Kalau memang ada pembaca yang menemukan artikel berita tersebut, tolong beri info ke bebek), yang ada hanyalah hasil blow up masalah akibat pemberitaan media yang kurang akurat.</p></div>
<p>Tidak hanya pihak MUI saja yang berkomentar. Para selebriti seperti <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2009/11/17/e151145/mui.malang.larang.2012.luna.maya.bereaksi" target="_blank">Luna Maya</a>, <a href="http://entertainment.kompas.com/read//xml/2009/11/18/e174945/film.2012.dilarang.rini.idol.makin.penasaran." target="_blank">Rini &#8220;Idol&#8221;</a> dan <a href="http://www.detikhot.com/read/2009/11/16/175453/1242831/230/andi-soraya-dukung-larangan-nonton-2012" target="_blank">Andi Soraya</a> juga tidak ketinggalan untuk berkomentar.</p>
<p>Rada ngebingungin juga, sebenarnya apa <strong>nilai berita</strong> dari komentar-komentar selebriti  tersebut tentang film &#8220;2012&#8243;? Padahal kapasitas selebriti di atas terhadap film &#8220;2012&#8243; hanyalah sebagai penonton biasa. Apakah selebriti ini berkomentar secara spontan terhadap wartawan? Atau jangan-jangan wartawan media massa sendiri yang menanyai selebriti tersebut satu persatu untuk kemudian ditampilkan di situs berita dan diadu-adu pendapatnya? (Artis A mendukung fatwa &#8220;MUI&#8221; daerah sementara artis B menentang. Artis C tidak peduli sementara Artis D menyerukan agar MUI jangan gegabah)</p>
<p>Di sela-sela kesimpangsiuran kabar, <a href="http://celebrity.okezone.com/read/2009/11/17/206/276423/siap-ikut-larang-2012-menkominfo-tunggu-mui" target="_blank">Menkominfo Tifatul Sembiring</a> sempat mengeluarkan pernyataan yang membuat bebek garuk-garuk kepala. Berikut ini adalah sedikit kutipan dari artikel yang dimaksud:</p>
<p>========================================</p>
<blockquote><p><strong>JAKARTA </strong>- Kontroversi film 2012 terus bergulir. Kali ini Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring menunggu keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) perihal film tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami masih menunggu keputusan MUI Pusat. Kalau MUI melarangnya <em>ya</em> kami akan ikut untuk melarang film 2012,&#8221; aku Tifatul di Gedung Telkom, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (17/11/2009).</p>
<p>Saat diminta penilaian perihal film tersebut, Menkominfo mengaku belum bisa memberikan penilaian. Karena, dia jujur sampai saat ini belum menonton film tersebut.</p></blockquote>
<p>===================================</p>
<p>Bukannya dibahas secara objektif sesuai dengan aturan yang berlaku, kok seorang menkominfo bisa-bisanya &#8220;menunggu petunjuk&#8221; MUI? Apa Departemen Komunikasi dan Informatika sudah pindah dibawah naungan MUI?</p>
<p>Sementara itu, <a href="http://celebrity.okezone.com/read/2009/11/18/206/276731/206/ratusan-murid-sd-di-bogor-bakar-dvd-film-2012" target="_blank">ratusan murid SD di Bogor diberitakan turut serta menyatakan sikap dengan membakar DVD film &#8220;2012&#8243;</a>. Masih SD udah ikut acara bakar-bakaran DVD? =___=&#8221;"&#8221; Bebek sangsi kalau aksi bakar-bakar ini dilakukan spontan oleh murid-murid SD tersebut. Rasanya jauh lebih mungkin kalau murid-murid tersebut digerakkan oleh orang dewasa yang termakan oleh kontroversi yang disajikan oleh media massa.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Berlanjut ke <a href="http://www.bebekrewel.com/2012-2/" target="_self">bagian II</a>.</p>
<p><em>Untuk membaca tentang pertimbangan bebek dalam mempercayai suatu (&#8220;)fakta(&#8220;) sila klik di <a href="http://www.bebekrewel.com/mempercayai-berita/" target="_blank">sini</a>.</em></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2F2012-1%2F&amp;linkname=Ketika%20Ulama%20Menonton%20Film%202012%20%28yang%20%26%238220%3BSalah%26%238221%3B%29%20%28I%29" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/2012-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Ulama Menonton Film 2012 (yang “Salah”) (II)</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/2012-2/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/2012-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[global warming]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[mui]]></category>
		<category><![CDATA[pemanasan global]]></category>
		<category><![CDATA[sensor]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/?p=926</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum membaca bagian ini, dikau sangat dianjurkan untuk membaca bagian pertama bahasan tentang fenomena ribut-ribut film &#8220;2012&#8243; terlebih dahulu =&#62;&#8221;Ketika Ulama Menonton Film 2012 (yang &#8220;Salah&#8221;) (I)&#8220;
Salah Nonton?
Kening bebek sempat berkerut ketika ada satu-dua berita yang menulis bahwa salah satu alasan keberatan terhadap film &#8220;2012&#8243; adalah karena ada adegan masjid rubuh:
=========================================
Cuplikan artikel detik.com: &#8220;PCNU Kediri: Film 2012 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum membaca bagian ini, dikau sangat dianjurkan untuk membaca bagian pertama bahasan tentang fenomena ribut-ribut film &#8220;2012&#8243; terlebih dahulu <strong>=&gt;&#8221;</strong><a href="http://www.bebekrewel.com/2012-1/" target="_blank"><strong>Ketika Ulama Menonton Film 2012 (yang &#8220;Salah&#8221;) (I)</strong></a><strong>&#8220;</strong></p>
<p><strong>Salah Nonton?</strong></p>
<p>Kening bebek sempat berkerut ketika ada satu-dua berita yang menulis bahwa salah satu alasan keberatan terhadap film &#8220;2012&#8243; adalah karena ada adegan masjid rubuh:</p>
<p>=========================================</p>
<p>Cuplikan artikel detik.com: &#8220;<span><a href="http://surabaya.detik.com/read/2009/11/17/153016/1243411/475/pcnu-kediri-film-2012-mendiskreditkan-islam" target="_blank">PCNU Kediri: Film 2012 Mendiskreditkan Islam</a>&#8220;</span></p>
<blockquote><p>Hal ini disampaikan Penasehat PCNU Kota Kediri KH.Anwar Iskandar atau akrab disapa Gus War. Meski belum melihat secara langsung film 2012, Gus War menganggap film tersebut tidak patut dipertontonkan, karena dikhawatirkan akan merusak pola fikir manusia, khususnya umat Islam.</p>
<p>Terlebih, dijelaskan oleh Gus War, dalam salah satu adegan film 2012 terdapat sebuah penyataan yang menyebut seluruh manusia akan meninggal saat kiamat datang, kecuali bagi mereka yang memilih menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam gereja.</p>
<p>&#8220;Kalau memang informasi yang saya dapat ini benar, cerita film itu kan sangat mendiskreditkan Islam. Bahkan sangat mungkin bukan hanya Islam yang tersakiti, karena disana disebutkan mereka akan mati kalau tidak masuk gereja,&#8221; jelas Gus War, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Selasa (17/11/2009).</p></blockquote>
<p>===========================================</p>
<p>Artikel okezone.com (Perhatikan juga kalau okezone.com lagi-lagi menggunakan pola kalimat di mana seakan-akan yang keberatan adalah MUI sebagai lembaga): &#8220;<a href="http://celebrity.okezone.com/read/2009/11/17/206/276349/206/mui-ada-tiga-kontroversi-dalam-film-2012" target="_blank">MUI: Ada Tiga Kontroversi dalam Film 2012</a>&#8221;</p>
<p>===========================================</p>
<p>Selasa, 17 November 2009 &#8211; 12:07 wib<br />
Syukri Rahmatullah &#8211; Okezone<br />
<strong>JAKARTA -</strong> Film 2012 yang digembar-gemborkan menggambarkan mengenai kiamat, menjadi kontroversial. Dalam kacamata Majelis Ulama Indonesia (MUI), setidaknya ada tiga poin kontroversi di dalam film tersebut.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Amidan saat berbincang dengan <strong>Okezone</strong> di Jakarta, Selasa (17/11/2009).</p>
<p>Pertama, para ulama tidak setuju jika hari kiamat divisualisasikan. Kedua, hari kiamat dalam versi Islam itu tidak ada yang selamat. &#8220;Tidak sama seperti yang digambarkan di dalam film tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia melanjutkan, dalam ajaran agama Islam tidak ada yang bisa memprediksi datangnya hari kiamat. Tidak seperti yang diramalkan akan datang tahun 2012. &#8220;Itu rahasia tuhan, hanya Dia yang tahu,&#8221; katanya.</p>
<p>Yang ketiga, jangan sampai ada propaganda untuk mendeskreditkan agama tertentu melalui film ini. Karena, menurut Amidan di dalam film tersebut digambarkan masjid runtuh, akan tetapi ketika manusia masuk gereja selamat.</p>
<p>&#8220;Seharusnya LSF memotong yang bagian masjid itu, jangan ditampilkan. Karena kalau gereja selamat, itu kan wajar karena dibuatnya di Hollywood. Jika di Indonesia kan Masjid. Misalnya bencana tsunami di Aceh, masjid selamat itu kan <em>real</em> ,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Karenanya, dia mengimbau kepada masyarakat bahwa bagaimana pun film 2012 hanyalah fiksi belaka dan bukan kenyataan, sebagaimana yang digembar-gemborkan. &#8220;Kiamat adalah rahasia Allah,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(uky)</p>
<p>=======================================</p>
<p>Hm&#8230; Kalau benar ada adegan masjid rubuh (dan yang masuk gereja selamat), kayanya pasti banyak yang protes deh (Baca: Yang protes bukan cuma dari kalangan ulama, tapi juga dari orang-orang yang sudah menonton). Tapi kenapa orang-orang yang sudah menonton secara umum hepi-hepi aja? (Dilihat dari komentar-komentar di bawah berita yang bebek baca, mayoritas justru bingung dengan sikap beberapa ulama yang kontra).</p>
<p>Lalu, mata bebek terpaku di salah satu komentar yang tercantum di berita okezone.com di atas:</p>
<blockquote><p><strong>denny</strong> | 17.11.2009 17:18<br />
wah sepertinya MUI salah nonton film 2012 nih..makanya jangan nonton yang bajakan..pasti yang ditonton 2012:doomsday nih..wakakakaka&#8230;beda kali sama yang di bioskop punya&#8230;kasian deh malu..muka ny mau taro dimana abis ini??</p></blockquote>
<p>!!! Bebek langsung mencari info tentang film &#8220;<a href="http://www.imdb.com/title/tt1132130/" target="_blank">2012:doomsday</a>&#8221; dan ternyata memang benar ada!!</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/2012_doomsday.jpg"><img title="2012_doomsday" src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/2012_doomsday.jpg" alt="2012_doomsday" width="256" height="359" /></a></p>
<p>Ringkasan cerita yang dipasang di imdb: &#8220;On December 21, 2012 four strangers on a journey of faith are drawn to an ancient temple in the heart of Mexico. For the Mayans it is the last recorded day. For NASA scientists it is a cataclysmic polar shift. For the rest of us, it is Doomsday.&#8221;</p>
<p>Dilihat dari rating imdbnya yang cuma 1.8 dari 10 dan komentar-komentar yang dipost, nih film kayanya benar-benar hancur lebur (Komen-komennya lucu-lucu):</p>
<blockquote><p>If there&#8217;s a god, protect us from this movie</p>
<p>=======================</p>
<p>I hope the makers of this movie are happy, they made me waste 1,5 hours of my life a left me puzzled with greatest question of all time: will there ever be a movie thats worse then this? I have to say I started watching this movie with skeptic thoughts in my mind, but not even in my worst nightmares would I have seen what was before me. The dialog is a waste of breath, they could have had &#8220;Band X&#8221; play random songs for 1,5 hours on top of the movie instead of the dialog and it would have made exactly the same amount of sense. The special effects are like from the 80-s, and even then they would have been below average, the acting is below zero. This movie was actually so bad it forced me to register to IMDb so I could rant about it so at least it achieved something good. The only time I could recommend spending time with this movie is &#8230; well lets face it: never.</p>
<p>=======================</p>
<p>Its a doomsday not for the all humankind but to the ill fated ones who are doomed to watch it. A real disaster starting from misguided storyline,dumb acting,pathetic dialogues and supreme bad direction. The dialogues are real crap. one is &#8220;The world is falling apart and so i want to know you are safe&#8221;..And the special effects reminds me of some late seventies movies .I mean some of them had much better effects. Starts with doomsday countdown of your patience and unlike the world&#8217;s fate (saved of course by talking to god )u are out of any patience. Uff pathetic.. give me back my lost 90 minutes.. I am planning to invest in inventing time travel to get it back.. Never ever watch it..if u dare u will have your doomsday&#8230;</p>
<p>=======================</p>
<p>When i first started watching this movie I taught to myself &#8220;how bad can it be?! it will be at least a decent watchable movie ..&#8221; . I was wrong .</p>
<p>This movie is just horrible . Everything in it is badly done , including the acting . I doubt there is one thing anyone will like about this movie . I can even say it is the worst movie I have seen in my entire life ! I have never rated a movie with 1 until now.</p>
<p>I just want to know : was this a low budget movie ? Because if it was I would somehow understand why I was put trough this horror of watching this movie . Special effects are like in the &#8217;50s , the acting is like of 10 year old kids , the attention to details is non existent , the background sound is probably from another movie . And this is only the stuff i can think about now .</p>
<p>I wouldn&#8217;t recommend this movie to anyone , not even the people i hate .. If you think of watching this movie DON&#8217;T ! Skip directly to &#8220;Cloverfield&#8221; if you want to see a new good action movie . I know i should have done the same !</p></blockquote>
<p>Kehadiran tentang bajakan film ini juga diberitakan oleh kompas.com di artikel &#8220;<a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/11/18/12231467%20/hati-hati.tertipu.film.quot2012quot.bajakan.palsu" target="_blank">Hati-hati, Tertipu Film &#8220;2012&#8243; Bajakan Palsu</a>&#8220;. Dengan paragraf pembuka sebagai berikut:</p>
<blockquote><p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> — Bagi anda yang ingin membeli VCD film <em>2012 </em>bajakan, harus berhati-hati dan teliti sebelum membeli. Pasalnya, saat ini banyak beredar VCD maupun DVD bajakan <em>2012</em> palsu. Isi cerita dalam VCD bajakan itu berbeda dengan isi cerita film <em>2012</em> yang sedang beredar serentak di sejumlah gedung bioskop.</p>
<p>Seperti yang dialami Didik (26), tanpa disadari dia membeli VCD <em>2012</em> bajakan yang palsu. Saat mendatangi penjual VCD bajakan, dia ditawari tiga versi <em>2012</em>, yang berjudul <em>Doomsday</em>, <em>Supernova</em>, dan <em>2012</em> dokumenter.</p></blockquote>
<p>Wow!! Keren juga nih artikel!! Kesannya kok kaya tips membeli film bajakan dengan baik dan benar? =)) Untuk mengatakan film &#8220;2012&#8243; bajakan yang palsu rasanya kurang tepat. Film &#8220;2012:Doomsday&#8221; memang benar ada, hanya namanya saja yang mirip.</p>
<p>Setelah bebek nonton bagian akhir &#8220;2012:Doomsday&#8221; (cuma nyari bagian kiamatnya doang, sama sekali gak niat nonton setelah baca reviewnya yang bener-bener ancur) di website streaming (Screenshot adegan kiamatnya dapat dilihat di bagian III). Ternyata memang benar ada adegan &#8220;Dome of  the Rock&#8221; yang runtuh (Atau disebut juga Kubah Sakhrah dalam Bahasa Indonesianya).</p>
<p>Sementara itu, detik.com yang masih &#8220;belum sadar&#8221; akan adanya film &#8220;2012:Doomsday&#8221; menambahkan informasi kalau adegan kubah runtuh yang dimaksud adalah Basilika Santo Petrus, Vatikan. (Adegan Basilika Santo Petrus ancur memang ditemukan di fim &#8220;2012&#8243;). Menambahkan kerancuan seakan-akan Ketua MUI (Amidhan) tidak bisa membedakan antara kubah gereja dan kubah masjid:</p>
<p>==========================</p>
<p><span><a href="http://movie.detikhot.com/read/2009/11/18/161030/1244197/620/mui-anggap-2012-propaganda-agama-tertentu" target="_blank">MUI Anggap &#8216;2012&#8242; Propaganda Agama Tertentu</a></span></p>
<p><span><strong>Jakarta</strong> &#8211; Film garapan Roland Emmerich &#8216;2012&#8242; menampilkan kehancuran beberapa bangunan tempat ibadah. Majelis Ulama Indonesia pun menilai hal itu sebagai sebuah proganda agama tertentu. <br />
 <br />
&#8220;Film itu misi terselubung atau propaganda dari agama tertentu,&#8221; ujar Amidhan, ketua MUI saat bincang-bincang dengan detikhot lewat telepon, Rabu (18/11/2009).</span></p>
<p>Amidhan mengungkapkan &#8216;2012&#8242; sebuah propaganda karena menampilkan visual bangunan yang mirip mesjid hancur. Sementara, di sisi lain bangunan gereja tidak dihancurkan oleh sang sutradara. Sekedar informasi, bangunan berkubah di film itu adalah St Peter&#8217;s Basilica yang berada di Vatikan.</p>
<p>&#8220;Ada gambar kubah yang hancur,&#8221; jelas Amidhan yang sudah menyaksikan langsung film tersebut.</p>
<p>Pernyataan Amidhan itu pun berlawanan dengan pengakuan sang sutradara Roland Emmerich. Dalam wawancaranya dengan Guardian beberapa waktu lalu, Roland mengaku tidak berani menghancurkan simbol agama Islam di film garapannya.</p>
<p>Awalnya sutradara asal Jerman itu memang berniat untuk menampilkan visual kehancuran simbol-simbol penting di dunia termasuk Ka&#8217;bah. Namun Roland mendapat peringatan dari penulis naskahnya kalau ia tidak bisa melakukannya dengan simbol agama Islam.</p>
<p>&#8220;Penulis naskah Harald Kloser bilang kalau kamu melakukannya pada simbol itu kamu bisa terkena fatwa,&#8221; ujar Roland. (<strong>hkm/hkm</strong>)</p>
<p>==========================</p>
<p>Hm&#8230; &#8230; &#8230; Kayanya hampir pasti kalau para ulama yang protes keras itu salah menonton film. Bukannya menonton film &#8220;2012&#8243; di bioskop, tapi malah menonton film &#8220;2012:Doomsday&#8221; (Jangan-jangan para ulama tersebut &#8220;korban salah beli&#8221; film bajakan juga? =p ). Kalau dilihat dari judul dan ringkasan ceritanya, film &#8220;2012:Doomsday&#8221; memang berkisah tentang kiamat (Bedakan dengan film &#8220;2012&#8243; yang menceritakan tentang bencana besar).</p>
<p>Oh ya, tentang sembunyi di gereja. Ternyata ketua MUI Solo (yang kayanya juga korban salah nonton film) juga menyatakan bahwa ada perihal sembunyi di gereja supaya selamat. Berikut cuplikan artikel dari vivanews.com yang berjudul &#8220;<a href="http://nasional.vivanews.com/news/read/106498-menkomifo__pelarangan_2012_tergantung_mui" target="_blank">Menkominfo: Pelarangan 2012 Tergantung MUI</a>&#8220;:</p>
<blockquote><p>“Kami siap melarang, karena ada provokasi, yakni saat terjadi kekacauan dunia, film tersebut menganjurkannya untuk bersembunyi ke gereja-gereja,” kata Zaenal Abidin, Ketua MUI Solo pada VIVAnews, 17 November 2009. “Provokasi itu yang kita persoalkan, kalau soal animasi tidak jadi masalah,” ucapnya.</p></blockquote>
<p>Apakah benar ada adegan sembunyi di gereja di film &#8220;2012:Doomsday&#8221;? Dari bagian akhir film yang bebek nonton, memang ada sekelompok orang yang selamat. Mereka bukan &#8220;bersembunyi&#8221; di bangunan gereja, tapi di <strong>Piramid Maya</strong> &#8220;Chichen-Itza&#8221;, Mexico!!!</p>
<p>Mereka sedang menunggui salah satu wanita yang mau melahirkan di dalam piramid itu. Entah apa signifikannya proses melahirkan di dalam piramid dengan cerita kisah kiamat. Berhubung bebek gak nonton dari awal, jadi daku gak tau apa alasannya. Yang pasti waktu bayinya lahir, tiba-tiba proses kiamatnya seakan berhenti dan filmnya selesai (Gak jelaslah apaan ceritanya).</p>
<p><em>Catatan: Screenshot piramid ini bebek ubah brightness dan contrastnya supaya terlihat lebih jelas.</em></p>
<p><a href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/2012-doomsday-mexico-s.PNG"><img title="2012-doomsday-mexico" src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/2012-doomsday-mexico-s.PNG" alt="2012-doomsday-mexico-s" width="488" height="232" /></a></p>
<p>Berikut adalah gambar lain Chichen Itza hasil google image:</p>
<p><a href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/chichen-itza.jpg"><img title="chichen-itza" src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/11/chichen-itza.jpg" alt="chichen-itza" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Dilihat dari manapun, kayanya model piramid di atas gak keliatan kaya tipe standar bangunan gereja. ^^;</p>
<p>Entah apakah ada ulama yang kontra dengan film 2012 sadar bahwa ada film &#8220;2012:Doomsday&#8221; dan mungkin mereka menonton film 2012 yang &#8220;salah&#8221;.</p>
<p>Dan menjadi pertanyaan: Kalau ternyata benar mereka salah menonton, maukah mereka memberi klarifikasi ke media massa untuk meluruskan permasalahan kalau selama ini mereka mengomentari film yang salah?</p>
<p>Supaya orang-orang gak bingung terus gitu loh.</p>
<p>Kan jadi resah&#8230;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Untuk screenshot saat-saat kiamat di Film &#8220;2012: Doomsday&#8221; (termasuk adegan runtuhnya &#8220;Dome of the Rock&#8221;), sila ke <a href="http://www.bebekrewel.com/2012-3/" target="_self">bagian III</a>.</p>
<p>Untuk passwordnya, silahkan klik di <a href="http://www.bebekrewel.com/password/" target="_blank">sini</a>.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2F2012-2%2F&amp;linkname=Ketika%20Ulama%20Menonton%20Film%202012%20%28yang%20%E2%80%9CSalah%E2%80%9D%29%20%28II%29" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/2012-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Protected: Ketika Ulama Menonton Film 2012 (yang &#8220;Salah&#8221;) (III)</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/2012-3/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/2012-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:23:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[global warming]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[mui]]></category>
		<category><![CDATA[pemanasan global]]></category>
		<category><![CDATA[sensor]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/?p=928</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://www.bebekrewel.com/wp-pass.php" method="post">
<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
<p><label for="pwbox-928">Password:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-928" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p></form>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2F2012-3%2F&amp;linkname=Protected%3A%20Ketika%20Ulama%20Menonton%20Film%202012%20%28yang%20%26%238220%3BSalah%26%238221%3B%29%20%28III%29" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/2012-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Permainan Edit Distance</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/edit-distance/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/edit-distance/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 16:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[edit distance]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[permainan kata]]></category>
		<category><![CDATA[puzzle]]></category>
		<category><![CDATA[word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/?p=804</guid>
		<description><![CDATA[Dalam bidang komputer-komputeran, edit distance berarti jumlah operasi minimum yang diperlukan untuk merubah suatu &#8220;kata&#8221; (String) untuk menjadi &#8220;kata&#8221; (String) yang lain.
Jenis operasi yang dimungkinkan adalah:
- Insert: memasukkan suatu huruf
- Delete: menghilangkan suatu huruf
- Change: menukar suatu huruf dengan huruf lain
Ambillah contoh kata &#8220;Doraemon&#8221;:
- Edit distance antara &#8220;Doraemon&#8221; dan &#8220;Doremon&#8221; adalah 1 (Dengan menghilangkan huruf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam bidang komputer-komputeran, edit distance berarti jumlah operasi minimum yang diperlukan untuk merubah suatu &#8220;kata&#8221; (String) untuk menjadi &#8220;kata&#8221; (String) yang lain.</p>
<p>Jenis operasi yang dimungkinkan adalah:<br />
- Insert: memasukkan suatu huruf<br />
- Delete: menghilangkan suatu huruf<br />
- Change: menukar suatu huruf dengan huruf lain</p>
<p>Ambillah contoh kata &#8220;Doraemon&#8221;:<br />
- Edit distance antara &#8220;Doraemon&#8221; dan &#8220;Doremon&#8221; adalah 1 (Dengan menghilangkan huruf &#8220;a&#8221;).<br />
- Edit distance antara &#8220;Doraemon&#8221; dan &#8220;Dorayaki&#8221; adalah 4 (Dengan mengganti &#8220;e&#8221; ke &#8220;y&#8221;, &#8220;m&#8221; ke &#8220;a, &#8220;o&#8221; ke &#8220;k&#8221; dan &#8220;n&#8221; ke &#8220;i&#8221;)<br />
- Edit distance antara &#8220;Doraemon dan &#8220;Dorami&#8221; adalah 3 (Dengan menghilangkan &#8220;e&#8221; dan &#8220;n&#8221;, lalu mengganti huruf &#8220;o&#8221; kedua dengan &#8220;i&#8221;)</p>
<p>Ketika bebek menjalani tahap awal menuju proses hibernasi (baca: bobo malam dengan guling tersayang) beberapa hari yang lalu, tiba-tiba bebek terpikirkan suatu permainan kata sederhana dengan menggunakan prinsip edit distance. Entah apakah memang permainan seperti ini sudah lazim dimainkan oleh makhluk hidup lainnya (yang lagi pengangguran) atau belum.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">Ide pertama adalah sebagai berikut:<br />
- Pilih satu kata untuk menjadi kata dasar (Misalnya, kata &#8220;alam&#8221;)<br />
- Pilih kata kedua untuk menjadi kata tujuan (Misalnya, kata &#8220;kalem&#8221;)<br />
- Ubahlah kata dasar (&#8220;alam&#8221;) menjadi kata tujuan (&#8220;kalem&#8221;) dengan syarat setiap perubahan yang dikenakan kepada kata dasar dan turunannya hanya berjarak 1 edit distance dari kata sebelumnya<br />
- Kata-kata perantara yang terbentuk diantara kata dasar dan kata tujuan juga harus merupakan kata yang mempunyai arti<br />
- Untuk mempermudah/mempersulit (coret yang tidak perlu) permainan, bisa menggunakan alat bantu berupa KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Cepat atau lambat dikau akan dibuat cengar-cengir campur geleng-geleng kepala ketika mendapati bahwa kata-kata yang muncul secara acak di kepala dikau ternyata memang terdaftar di kamus dengan arti yang lucu-lucu<br />
- Harap dicatat bahwa ada kemungkinan bahwa permainan ini mustahil untuk diselesaikan jika kata tujuan memang tidak bisa dicapai<br />
- Permainan dinilai dari sedikitnya &#8220;mata rantai&#8221; yang terbentuk. 1 nilai untuk setiap &#8220;mata rantai&#8221; kata yang terbentuk<br />
- Tujuan permainan adalah untuk mencapai nilai sekecil-kecilnya</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">Salah satu penyelesaian dari soal &#8220;alam&#8221; ke &#8220;kalem&#8221; adalah sebagai berikut (Arti kata diambil secara acak dari beberapa arti yang tertulis di KBBI edisi keempat, 2008):<br />
1. _Alam: Lingkungan kehidupan<br />
2. <strong>K</strong>al<span style="text-decoration: underline;">a</span>m: Kemaluan (laki-laki) (Baru tau daku ada kosa kata &#8220;kalam&#8221; untuk &#8220;benda&#8221; yang satu itu! 0_o&#8221;" Selama ini taunya cuma ada mantan Presiden India yang namanya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/A._P._J._Abdul_Kalam" target="_blank">Abdul Kalam</a>)<br />
3. Kal<strong>e</strong>m: Keadaan tidak tergesa-gesa; tenang; santai<br />
Dari penyelesaian di atas, kata perantaranya adalah &#8220;kalam&#8221;. Perhatikan juga kalau masing-masing langkah mempunyai 1 edit distance terhadap kata sebelumnya.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">Ide kedua adalah sebagai berikut:<br />
- Pilih satu kata untuk menjadi kata dasar (Misalnya, kata &#8220;alam&#8221;)<br />
- Tentukan jumlah jatah edit distance maksimum (Misalnya, 10)<br />
- Ubahlah kata dasar (&#8220;alam&#8221;) ke kata apapun yang ada di pikiran dikau<br />
- Kurangi jatah edit distance untuk setiap edit distance yang ada antara satu kata dengan kata selanjutnya (Misalnya: &#8220;alam&#8221; ke &#8220;kalam&#8221; akan menghabiskan 1 jatah edit distance, sementara &#8220;alam&#8221; ke &#8220;alis&#8221; akan menghabiskan 2 jatah edit distance)<br />
- Teruskan sampai jatah edit distancenya habis (atau udah mentok, gak kepikiran lagi kata baru yang bisa dibentuk dengan jatah edit distance yang tersisa)<br />
- <strong>Dilarang</strong> menggunakan kata yang sama lebih dari satu kali (Misalnya: dari &#8220;ala<span style="text-decoration: underline;">m</span>&#8221; ke &#8220;al<span style="text-decoration: underline;">a</span><strong>s</strong>&#8221; ke &#8220;al<strong><span style="text-decoration: underline;">i</span></strong>s&#8221; lalu kembali ke &#8220;al<strong>a</strong>s&#8221;)<br />
- Permainan dinilai dari banyaknya &#8220;mata rantai&#8221; kata yang terbentuk. 1 nilai untuk setiap &#8220;mata rantai&#8221; kata yang terbentuk (Jika jumlah jatah edit distance maksimum adalah 10, maka nilai maksimum adalah 10 =&gt; dengan membentuk 10 kata yang berbeda, masing-masing berjarak 1 edit distance terhadap kata sebelumnya)<br />
- Tujuan permainan adalah untuk mencapai nilai seBESAR-BESARnya</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">Ide ketiga adalah sebagai berikut:<br />
- Pilih satu kata untuk menjadi kata dasar (Misalnya, kata &#8220;alam&#8221;)<br />
- Tentukan jumlah edit distance maksimum yang diperbolehkan untuk setiap langkah (Misalnya, maksimum 2 edit distance untuk setiap langkah)<br />
- Tentukan lama permainan (Misalnya: 2 menit)<br />
- Ubahlah kata dasar (&#8220;alam&#8221;) ke kata apapun yang ada di pikiran dikau<br />
- Teruskan sampai kehabisan ide atau sampai waktu permainan habis<br />
- Permainan dinilai dari banyaknya &#8220;mata rantai&#8221; kata yang terbentuk. 1 nilai untuk setiap &#8220;mata rantai&#8221; kata yang terbentuk<br />
- Tujuan permainan adalah untuk mencapai nilai seBESAR-BESARnya
</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">Kalo dipikir-pikir, maenan gak jelas kaya gini asyiknya dimaenin waktu jaman sekolah, waktu pelajaran kosong (atau di tengah pelajaran yang membosankan). Kalo ditegor guru, kan tinggal pake alesan sedang melatih perbendaharaan kata Bahasa Indonesia. Sekalian variasi permainan juga (daripada terus-terusan maen suit atau do-mi-ka-do)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">Sebagai penutup postingan gak jelas ini, mari kita bermain &#8220;Permainan Edit Distance&#8221; aturan pertama dengan kata dasar &#8220;Mulai&#8221; dan kata tujuan &#8220;Selesai&#8221;  (Arti kata diambil secara acak dari beberapa arti yang tertulis di KBBI edisi keempat, 2008):</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">1. <strong>Mulai</strong>: Mengawali berbuat (bertindak, melakukan, dsb)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">2. <strong>Gulai</strong>: Sayur berkuah santan dan diberi kunyit serta bumbu khusus (biasanya dicampur dengan ikan, daging kambing, daging sapi, dsb)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">3. <strong>Gula</strong>: Bahan pemanis biasanya berbentuk kristal (butir-butir kecil) yang dibuat dari air tebu, aren (enau), atau nyiur</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">4. <strong>Gila</strong>: Sakit jiwa (sarafnya terganggu atau pikirannya tidak normal)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">5. <strong>Gilas</strong>: Tindih dengan benda bulat</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">6. <strong>Kilas</strong>: Kilat</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">7. <strong>Kelas</strong>: Tingkat</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">8. <strong>Kelasa</strong>: Bonggol di tengkuk atau punggung binatang (seperti unta, lembu)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">9. <strong>Selasa</strong>: Hari ke-3 dalam jangka waktu satu minggu</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">10.<strong> Selesa</strong>: Luas (tidak sempit, tidak sesak)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">11. <strong>Selesai</strong>: Habis, tamat, berakhir</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left">Dengan demikian, selesailah tulisan tentang permainan gak jelas ini.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="TEXT-ALIGN: left"><em>Catatan: Pada waktu bebek menghadiri salah satu acara training di tempat kerja, para peserta diajak untuk memainkan permainan kata yang sejenis dengan ide permainan yang bebek jabarkan di atas.</p>
<p>Permainannya adalah untuk mengubah kata &#8220;POOR&#8221; menjadi &#8220;GOLD&#8221;. Hanya operasi &#8220;Change&#8221; yang diperbolehkan dengan jarak edit distance = 1. </em></p>
<p style="TEXT-ALIGN: left"><em>Solusi yang dihasilkan oleh peserta training adalah sebagai berikut:<br />
&#8220;POOR&#8221; =&gt; &#8220;MOOR&#8221; =&gt; &#8220;MOOD&#8221; =&gt; &#8220;MOLD&#8221; =&gt; &#8220;GOLD&#8221;</em></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2Fedit-distance%2F&amp;linkname=Permainan%20Edit%20Distance" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/edit-distance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Kompas(.com) Kehilangan Arah</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/kompas-dot-com/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/kompas-dot-com/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 09:06:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[kompas]]></category>
		<category><![CDATA[kompas.com]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/?p=637</guid>
		<description><![CDATA[
Bagi makhluk hidup seperti bebek yang melewatkan hari-harinya dengan mendalami peran sebagai &#8220;seonggok daging dan lemak di depan komputer&#8221; (baca: melakukan kebanyakan kegiatan di depan komputer), situs berita online bisa jadi merupakan sumber berita utama.
Untuk kebanyakan pembaca yang mencari berita dengan sudut pandang Indonesia (dan juga berbahasa Indonesia), pilihan mereka biasanya tidak jauh-jauh dari detik.com [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em></em></strong></p>
<p><em>Bagi makhluk hidup seperti bebek yang melewatkan hari-harinya dengan mendalami peran sebagai &#8220;seonggok daging dan lemak di depan komputer&#8221; (baca: melakukan kebanyakan kegiatan di depan komputer), situs berita online bisa jadi merupakan sumber berita utama.</em></p>
<p><em>Untuk kebanyakan pembaca yang mencari berita dengan sudut pandang Indonesia (dan juga berbahasa Indonesia), pilihan mereka biasanya tidak jauh-jauh dari detik.com dan kompas.com, salah dua situs berita online Indonesia yang terbesar. Namun dibalik segala kebesaran namanya, kedua situs berita tersebut makin hari makin sering menunjukkan penurunan kualitas.</em></p>
<p><em>Kalau anda biasa menyambangi detik.com, pasti tidak asing lagi dengan judul bombastis yang gak ada nyambung-nyambungnya dengan isi, berita yang terkesan sengaja dipenggal jadi pendek-pendek sehingga pembaca dipaksa untuk membuka banyak judul untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh, artikel terjemahan yang akhirnya jadi &#8220;lost in translation&#8221; atau artikel yang penuh dengan salah ketik.</em></p>
<p><em>Lalu bagaimana halnya dengan kompas.com? Mungkin artikel-artikel berikut dapat menggambarkan ketidakjelasan kualitas kompas.com sekarang.</em></p>
<p><em>Catatan: Isi diambil dari alamat masing-masing pada tanggal 28 Juni 2009.</em><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Artikel dapat diakses di alamat:<br />
<a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/13/2049014/ibu.lahirkan.2.ulat">http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/13/2049014/ibu.lahirkan.2.ulat</a></p>
<p><strong>Ibu Lahirkan 2 Ulat</strong></p>
<p><strong>BORONG, JUMAT</strong> &#8211; Kepala Puskesmas Borong Hilde Gardis Siba, di Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dibuat geleng-geleng kepala alias tak percaya dengan apa yang dilihatnya.</p>
<p>Pasalnya dari bungkusan kain yang diletakkan di atas meja di ruang periksa itu setelah dibuka ternyata berisi dua ulat berwarna cokelat sebesar ibu jari tangan perempuan dewasa.</p>
<p>Kedua ulat yang sudah mati itu dibawa ke puskesmas hari Kamis (12/6), sekitar pukul 13.00 wita. Ulat itu sejenis ulat pohon atau yang berada di bawah tanah dalam bahasa setempat ulat seperti itu biasa disebut poak, sedangkan dalam bahasa Manggarai disebut kinabous.</p>
<p>Ulat itu dibawa oleh Johanes Ndoi (33), warga Dusun Rende, Desa Lembur, Kecamatan Kotakomba, Kabupaten Manggarai Timur. Johanes menyakini ulat itu keluar dari rahim istrinya, Sabina Nona (33). Sabina saat itu juga dibawa ke puskesmas dengan dipapah karena dalam kondisi lemas setelah menjalani proses persalinan .</p>
<p>Johanes membawa dua ulat itu ke puskesmas karena penasaran, dan ingin memastikan apakah memang itu ulat yang keluar dari rahim istrinya. Johanes yakin, istrinya mengandung, dan kemarin telah menjalani proses persalinan. Pasalnya, sejak bulan Agustus 2007 istrinya telah berhenti haid.</p>
<p>Pasangan itu telah sembilan tahun menikah, dan belum dikaruniai anak. Sejak Sabina berhenti haid lambat laun dia merasakan seperti mengandung, dan di dalam perutnya terasa pula ada janin yang bergerak-gerak, dan bertumbuh. Hingga kemarin siang itulah Sabina merasakan mulas di perut, lalu meminta bantuan dukun bayi setempat Eli Jaja. Namun, di luar dugaan yang keluar adalah ulat.</p>
<p>Kejadian itu sulit dijelaskan secara medis, masalahnya proses dikeluarkan ulat itu di desa, bukan di puskesmas. Si ibu pun tak melihat sendiri ulat itu keluar. &#8220;Dan kalau melihat dari kondisi fisik ibu juga tak menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Sebab kalau memang benar melahirkan, rahim dan payudara yang membesar pasti masih terlihat. Tapi ini terlihat normal-normal saja,&#8221; kata Hilde Gardis Siba, Jumat (13/6), yang dihubungi dari Ende, Flores.</p>
<p>Hilde juga menjelaskan, dari kelamin Sabina hanya mengeluarkan darah sedikit, seharusnya jika memang terjadi persalinan biasanya darah yang keluar banyak. Hilde berpendapat, darah yang keluar itu dari proses menstruasi.</p>
<p>&#8220;Kalau melihat dari riwayat suami-istri itu memang bisa terjadi, karena merindukan sekian lama kehadiran seorang anak, maka si perempuan ketika berhenti haid merasa yakin hamil, dan perut terasa membesar seperti orang mengandung. Tapi ketika di-USG tak ada janin,&#8221; ujar Hilde.</p>
<p>Kejadian ini sulit dipertanggungjawabkan, sebab kejadiannya bukan di puskesmas. Si dukun bayi pun tak ikut ke puskesmas, sehingga belum bisa dimintai keterangannya. &#8220;Tapi kalau dari pasangan suami-istri itu mengaku kejadian serupa pernah terjadi tahun 2006,&#8221; kata Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Borong Ajun Komisaris Polisi (AKP) Vitalis NH Sobak.<br />
==========================================</p>
<p>Komentar bebek:</p>
<p><strong>Ibu Lahirkan 2 Ulat</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Judul bombastis dan tanpa memakai tanda kutip memberikan kesan bahwa kejadian yang disebutkan oleh judul (Ibu Lahirkan 2 ulat) benar-benar terjadi.</em></p>
<p><strong>Kepala Puskesmas Borong Hilde Gardis Siba, di Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dibuat geleng-geleng kepala alias tak percaya dengan apa yang dilihatnya.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Kayanya yang buat Kepala Puskesmas geleng-geleng tak percaya itu bukan apa yang dia lihat deh (baca: sepasang ulat tak bernyawa), tapi cerita asal-usul tentang ulat tersebut.</em></p>
<p><strong>Johanes menyakini ulat itu keluar dari rahim istrinya, Sabina Nona (33). Sabina saat itu juga dibawa ke puskesmas dengan dipapah karena dalam kondisi lemas setelah menjalani proses persalinan.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Tidak disebutkan kenapa Johanes bisa &#8220;meyakini&#8221; kalau ulat itu keluar dari rahim istrinya. Apakah karena menyaksikan sendiri? Kesaksian dari orang-orang yang membantu persalinan?</em></p>
<p><strong>Johanes membawa dua ulat itu ke puskesmas karena penasaran, dan ingin memastikan apakah memang itu ulat yang keluar dari rahim istrinya.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Lah gi mana pastiin kalau kejadian manusia melahirkan ulat aja sudah gak mungkin? Tar kalau dokternya jawab, &#8220;Iya Pak, kemarin istri Bapak memang melahirkan dua ulat, tapi saya yakin ulat yang dilahirkan bukan ulat-ulat ini.&#8221; bukannya makin bingung?</em></p>
<p><strong>Johanes yakin istrinya mengandung, dan kemarin telah menjalani proses persalinan. Pasalnya, sejak bulan Agustus 2007 istrinya telah berhenti haid.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Lagi-lagi cuma berstatus &#8220;yakin&#8221;.</em></p>
<p><strong>Pasangan itu telah sembilan tahun menikah, dan belum dikaruniai anak. Sejak Sabina berhenti haid lambat laun dia merasakan seperti mengandung, dan di dalam perutnya terasa pula ada janin yang bergerak-gerak, dan bertumbuh. Hingga kemarin siang itulah Sabina merasakan mulas di perut, lalu meminta bantuan dukun bayi setempat Eli Jaja.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Jadi ada orang yang membantu persalinan? Kenapa tidak melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan? Kok malah datengnya ke puskesmas?</em></p>
<p><strong>Namun, di luar dugaan yang keluar adalah ulat.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Jelas diluar dugaan!! KALAU emang kejadian ini benar-benar terjadi.</em></p>
<p><strong>Kejadian itu sulit dijelaskan secara medis, masalahnya proses dikeluarkan ulat itu di desa, bukan di puskesmas</strong><br />
&#8211;<br />
<em>???<br />
Kalau ulatnya &#8220;dikeluarkan&#8221; di puskesmas lalu bisa dijelaskan secara medis?<br />
(Udah tau kejadian ini gak jelas, kok masih diberitain yah?)</em></p>
<p><strong>Si ibu pun tak melihat sendiri ulat itu keluar.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Trus siapa yang bilang kalau ulat tersebut memang dilahirkan oleh sang istri sampai bisa ditulis kalau Johanes meyakini kalau ulat itu keluar dari rahim istrinya? Lagi-lagi gak jelas.</em></p>
<p><strong>Kejadian ini sulit dipertanggungjawabkan, sebab kejadiannya bukan di puskesmas.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>?????????????????????????<br />
Udah tau sulit dipertanggungjawabkan, kok masih ditulis juga jadi berita?<br />
Lagi-lagi alasannya aneh: &#8220;sebab kejadiannya bukan di puskesmas&#8221;.</em></p>
<p><strong>Si dukun bayi pun tak ikut ke puskesmas, sehingga belum bisa dimintai keterangannya.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Kalau keterangan belum lengkap dan masih spekulasi, kenapa berita ini diturunkan? Kejar deadline kah?</em></p>
<p><strong>&#8220;Tapi kalau dari pasangan suami-istri itu mengaku kejadian serupa pernah terjadi tahun 2006,&#8221; kata Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Borong Ajun Komisaris Polisi (AKP) Vitalis NH Sobak.</strong><br />
&#8211;<br />
<em>Loh-loh-loh. Kok tiba-tiba yang ditanyain pendapatnya itu Kapolsek? Apa gak bingung? Kalau tanya polisi itu ya tentang masalah kriminal kek, tingkat kejahatan kek, lah ini kok ada (ISU GAK JELAS) tentang ibu melahirkan dua ulat malah ditanyain ke polisi? Tar jangan-jangan kalau ada kejahatan kriminal, wartawannya minta pendapat kepala puskesmas lagi.</em></p>
<p><em><strong>Kesimpulan:</strong> Dari atas sampai bawah gak jelas nilai beritanya di mana.</em></p>
<p><em>Pola yang sama juga didapat pada artikel di bawah ini. Perhatikan kalau lagi-lagi berita ini hanya berdasarkan rumor yang berstatus &#8220;yakin&#8221; (Kata yakin pada artikel bebek beri <strong>huruf tebal</strong>).<br />
===================================</em></p>
<p>Artikel dapat diakses di alamat: <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/06/27/15413277/geger.mayat.bangkit.dari.kubur">http://regional.kompas.com/read/xml/2009/06/27/15413277/geger.mayat.bangkit.dari.kubur</a></p>
<p><strong>Geger Mayat Bangkit dari Kubur</strong></p>
<p><strong>MAROS, KOMPAS.com — </strong>Jenazah almarhumah Andi Asriani yang diangkat dari liang kubur, Jumat (26/6) siang kemarin, kembali dimakamkan setelah keluarganya <strong>yakin</strong> dia tidak bernyawa lagi.</p>
<p>Almarhumah Asriani dimakamkan di pemakaman umum Kassi Kebo yang terletak di Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (27/6) sekitar pukul 08.30 Wita pagi.</p>
<p>Jenazah yang sejak kemarin dibaringkan di rumah neneknya, Daeng Sikki, yang tidak jauh dari kompleks pemakaman ini, diantar oleh ratusan warga sekitar dan keluarga almarhumah dari Kota Makassar dan Kabupaten Sinjai.</p>
<p>Semalam keluarga korban <strong>yakin </strong>dengan anggapan bahwa mayat Asriani bisa hidup kembali. Kabar ini sempat menggegerkan warga sekitar. Untuk itu, pihak keluarga bersikeras menggelar shalat rukyat dan berdoa. &#8220;Di atas pukul 23.00 Wita malam, ia akan hidup,&#8221; kata Hasna (keluarga), yang <strong>meyakini </strong>perkataan orang yang dituakan di dalam keluarganya. Namun, beberapa pihak keluarga sudah membacakannya surat Yasin sejak pukul 21.00 Wita malam. Berarti sudah meninggal.</p>
<p>Asriani, yang mengandung enam bulan ini, mengembuskan napas terakhir akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Sebelum meninggal, Asriani sempat dirawat di RS TNI AL Jala Ammari selama lima hari, sejak Jumat (19/6). Dokter setempat mendiagnosis bahwa penyakit yang dideritanya adalah demam berdarah (DBD), ginjal, dan penyakit usus. Hingga harus dirujuk ke RS Stella Maris. Di RS ini dokter menyatakan bahwa Asriani telah meninggal dunia, Kamis (25/6) dini hari.</p>
<p>Sehari penguburannya, warga Makassar dan Maros sempat digegerkan oleh informasi bahwa ibu rumah tangga ini masih hidup.</p>
<p>==============================</p>
<p>Artikel dapat diakses di alamat:<br />
<a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/06/27/17053055/di.mata.ti.iran.bakal.jadi.pecundang">http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/06/27/17053055/di.mata.ti.iran.bakal.jadi.pecundang</a></p>
<p><strong>Di Mata TI, Iran Bakal Jadi &#8220;Pecundang&#8221;</strong></p>
<p><strong>OTTAWA, KOMPAS.com —</strong> Peranti lunak yang dikembangkan oleh sebuah laboratorium Kanada untuk pengelak sensor <em>online </em>telah diunduh oleh lebih dari 18.000 warga Iran dalam sepuluh hari terakhir. Hal itu dikatakan pengembang Rafal Rohozinski.<br />
   <br />
Dahaga kebebasan <em>online </em>di Iran, di samping di China, Myanmar, dan lainnya, telah menimbulkan penyebaran secara cepat semua rancang teknologi untuk mengatasi hambatan jaringan berita dan sosial kemasyarakatan situs-situs internet. &#8220;Ini pernyataan bagi mereka yang haus akses informasi pada saat hal itu dilarang,&#8221; kata Rohozinski.<br />
   <br />
Warga Iran yang marah atas hasil pemilihan presiden negaranya yang mengembalikan presiden garis keras, Mahmoud Ahmadinejad, tampil berkuasa kembali, telah menggunakan situs-situs sosial dan media, seperti Facebook, Flickr, dan Twitter, untuk mengomunikasikan dan mengaturnya.<br />
   <br />
Mereka juga menempatkan video-video protes keras pascapemilu dan bentrokan-bentrokan pada situs-situs gabungan video, seperti Youtube. Namun lagi-lagi, Teheran menangkis kembali dengan memblok akses jaringan berita dan sosial situs-situs internet.<br />
   <br />
Psiphon mengatasi ini dengan pukulan ribuan lobang kecil pada dinding komputer, dan membuka jalan-jalan kecil dalam rangka mengakses konten yang diblok.<br />
   <br />
Jika seorang pengguna ingin melihat situs internet berita BBC yang diblok, misalnya, Psiphon memungkinkan mereka menyambung ke tampungan untuk melihat konten. Kalau sensor diputus untuk akses ini, suatu akses baru terbuka, dan selanjutnya.<br />
   <br />
Ini adalah &#8216;peranti lunak kemanusiaan&#8217;, kata Rohozinski, yang baru-baru ini juga membantu membongkar jaringan <em>cyber-spionase </em>bayangan yang sebagian besar berpangkalan di China, yang menginfiltrasi pemerintah dan komputer pribadi di seluruh dunia.<br />
   <br />
Jaringan, yang dikenal sebagai GhistNet itu, menginfeksi 1.295 komputer di 103 negara dan menembus sistem konten informasi sensitif di kantor-kantor politik tinggi, ekonomi, dan media. Demikian dikatakan para periset pada Lab Citizen, Toronto, Maret lalu.<br />
   <br />
Gagasan Psiphon tersebut menggabungkan proyek yang diluncurkan universitas-universitas Toronto, Cambridge, Harvard, dan Oxford untuk melacak sensor internet. &#8220;Kami menemukan kurva yang kian tinggi di negara-negara yang ingin mengontrol konten internet,&#8221; kata Rohozinski.<br />
   <br />
&#8220;Negara-negara otoriter mencatat peningkatan menjadikan internet sebagai alat komunikasi dan satu mode dalam mengatur oposisi, dan karena itu mereka berusaha untuk mengontrolnya,&#8221; katanya.<br />
   <br />
&#8220;Kecenderungan tersebut merisaukan dan kami mulai mencari jalan untuk menangkis upaya-upaya mereka itu,&#8221; katanya.<br />
   <br />
Kontrol Iran tidak setembus China, menurutnya. Namun, Teheran dengan jelas terus meningkatkan sensor <em>online</em>-nya.<br />
   <br />
Sebelumnya, para pemimpin dunia menyatakan kecemasan mereka mengenai kebrutalan Iran dalam menumpas para pembangkang. Kanada, di antara negara yang paling vokal, dengan tegas menolak seruan Iran untuk ’keluar’ dari campur-tangan politik dalam negerinya.<br />
   <br />
Pekan lalu, perwakilan Kanada dilaporkan dicaci-maki oleh Teheran, karena penguasa Iran meyakini dukungan Ottawa terhadap upaya-upaya Rohozinski ’untuk menyebarkan pemberontakan di Iran’ dengan melalui perantinya.<br />
   <br />
Namun, Rohozinski menolak menujukkan peranti lunaknya ke hubungan pemerintah karena klien pertamanya termasuk BBC dan Badan Penyiaran Gubernur AS yang bertanggung jawab atas Voice of America.<br />
   <br />
Kamis lalu, para senator AS berikrar akan membantu oposisi Iran untuk mengalahkan larangan-larangan jaringan berita dan sosial situs-situs internet, di samping mendukung keuangan siaran berita radio yang didukung AS di Iran.<br />
====================================</p>
<p><em>Ada yang ngerti artikel di atas? </em></p>
<p><em>&#8220;</em><em>Penuturan&#8221; yang tak jelas dengan tanda koma yang muncul secara acak. Kesannya kaya hasil terjemahan otomatis (Google Translate?) dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. </em></p>
<p><em>Konyolnya lagi, berita dengan kualitas bahasa seperti ini kok bisa muncul di kompas.com?</em></p>
<blockquote><p><em>*********Komen dari yuku*********</em></p>
<p>Benar! Mengenai ini bisa ada referensinya malahan:</p>
<p>Jaringan, yang dikenal sebagai GhistNet itu, menginfeksi 1.295 komputer di 103 negara dan menembus sistem konten informasi sensitif di kantor-kantor politik tinggi, ekonomi, dan media.</p>
<p>Dari <a rel="nofollow" href="http://www.google.com/hostednews/afp/article/ALeqM5jL9ZjvvThSwuDeYE0unEbzkAvrzg">http://www.google.com/hostednews/afp/article/ALeqM5jL9ZjvvThSwuDeYE0unEbzkAvrzg</a></p>
<p>The network, known as GhostNet, infected 1,295 computers in 103 countries and penetrated systems containing sensitive information in top political, economic and media offices</p>
<p>——–</p>
<p>Salah pula, dari GhostNet berubah jadi GhistNet.</p></blockquote>
<p>Thanks tuk yukhu&#8230;!! XD XD XD<br />
Setelah bebek bergugel-gugel ria, akhirnya berhasil mendapatkan artikel dalam Bahasa Inggris yang struktur artikelnya sangat mirip dengan struktur artikel yang disajikan kompas.com. Berikut ini bebek kopas perparagraf untuk &#8220;disandingkan langsung&#8221; dengan artikel kompas.com.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Artikel dapat diakses di alamat: <a href="http://technology.inquirer.net/infotech/infotech/view/20090628-212781/Software-helps-Iranian-dissidents-connect">http://technology.inquirer.net/infotech/infotech/view/20090628-212781/Software-helps-Iranian-dissidents-connect</a></p>
<p><strong>Software helps Iranian dissidents connect</strong></p>
<p>By Michel Comte<br />
Agence France-Presse<br />
First Posted 02:45:00 06/28/2009</p>
<p><strong>OTTAWA&#8211;</strong>Software developed by a Canadian lab to circumvent online censorship has been downloaded by more than 18,000 Iranians in the last 10 days, says its developer Rafal Rohozinski.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em><strong>OTTAWA, KOMPAS.com —</strong> Peranti lunak yang dikembangkan oleh sebuah laboratorium Kanada untuk pengelak sensor </em><em>online </em>telah diunduh oleh lebih dari 18.000 warga Iran dalam sepuluh hari terakhir. Hal itu dikatakan pengembang Rafal Rohozinski.</p>
<p>A thirst for online freedom in Iran, as well as in China, Myanmar and other authoritarian hotspots, has led to a sudden proliferation of all technologies designed to overcome curbs on news and social networking Internet sites.</p>
<p>&#8220;This speaks to the hunger for access to information when it&#8217;s being denied,&#8221; Rohozinski told AFP.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Dahaga kebebasan </em><em>online </em>di Iran, di samping di China, Myanmar, dan lainnya, telah menimbulkan penyebaran secara cepat semua rancang teknologi untuk mengatasi hambatan jaringan berita dan sosial kemasyarakatan situs-situs internet. &#8220;Ini pernyataan bagi mereka yang haus akses informasi pada saat hal itu dilarang,&#8221; kata Rohozinski</p>
<p>Iranians angered by the results of the country&#8217;s presidential election that returned hardline incumbent President Mahmoud Ahmadinejad to power have been using social and media sites such as Facebook, Flickr and Twitter to communicate and organize.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Warga Iran yang marah atas hasil pemilihan presiden negaranya yang mengembalikan presiden garis keras, Mahmoud Ahmadinejad, tampil berkuasa kembali, telah menggunakan situs-situs sosial dan media, seperti Facebook, Flickr, dan Twitter, untuk mengomunikasikan dan mengaturnya.</em></p>
<p>They have also been posting videos of violent post-election protests and clashes to video-sharing sites such as YouTube.</p>
<p>But more and more, Tehran has fought back by blocking access to news and social networking Internet sites.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Mereka juga menempatkan video-video protes keras pascapemilu dan bentrokan-bentrokan pada situs-situs gabungan video, seperti Youtube. Namun lagi-lagi, Teheran menangkis kembali dengan memblok akses jaringan berita dan sosial situs-situs internet.</em></p>
<p>Psiphon overcomes this by punching thousands of tiny holes in computer firewalls and opening new pathways in order to access blocked content.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Psiphon mengatasi ini dengan pukulan ribuan lobang kecil pada dinding komputer, dan membuka jalan-jalan kecil dalam rangka mengakses konten yang diblok.</em></p>
<p>If a user wishes to view a blocked BBC News website, for example, Psiphon enables them to link to a proxy to view the content. If censors shut down this access, a new access window opens up, and so on.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Jika seorang pengguna ingin melihat situs internet berita BBC yang diblok, misalnya, Psiphon memungkinkan mereka menyambung ke tampungan untuk melihat konten. Kalau sensor diputus untuk akses ini, suatu akses baru terbuka, dan selanjutnya.</em></p>
<p>It is &#8220;human rights software,&#8221; said Rohozinski, who also recently helped uncover a shadowy cyber-espionage network based mostly in China that had infiltrated government and private computers around the world.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Ini adalah &#8216;peranti lunak kemanusiaan&#8217;, kata Rohozinski, yang baru-baru ini juga membantu membongkar jaringan cyber-spionase bayangan yang sebagian besar berpangkalan di China, yang menginfiltrasi pemerintah dan komputer pribadi di seluruh dunia.</em></p>
<p>The network, known as GhostNet, infected 1,295 computers in 103 countries and penetrated systems containing sensitive information in top political, economic and media offices, researchers at Toronto&#8217;s Citizen Lab said in March.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Jaringan, yang dikenal sebagai GhistNet itu, menginfeksi 1.295 komputer di 103 negara dan menembus sistem konten informasi sensitif di kantor-kantor politik tinggi, ekonomi, dan media. Demikian dikatakan para periset pada Lab Citizen, Toronto, Maret lalu.</em></p>
<p>The idea for Psiphon emerged out of a project launched by Toronto, Cambridge, Harvard and Oxford universities to track Internet censorship.</p>
<p>&#8220;We found an exponentially rising curve of countries seeking to control content on the Internet,&#8221; Rohozinski explained.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Gagasan Psiphon tersebut menggabungkan proyek yang diluncurkan universitas-universitas Toronto, Cambridge, Harvard, dan Oxford untuk melacak sensor internet. &#8220;Kami menemukan kurva yang kian tinggi di negara-negara yang ingin mengontrol konten internet,&#8221; kata Rohozinski.</em></p>
<p>&#8220;Authoritarian states are increasingly taking note of the Internet as a communication medium and a mode of organizing opposition, and therefore they&#8217;re going out of their way to try to control it,&#8221; he said.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>&#8220;Negara-negara otoriter mencatat peningkatan menjadikan internet sebagai alat komunikasi dan satu mode dalam mengatur oposisi, dan karena itu mereka berusaha untuk mengontrolnya,&#8221; katanya.</em></p>
<p>&#8220;The trend was worrisome and so we started on a way to counter these efforts.&#8221;<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>&#8220;Kecenderungan tersebut merisaukan dan kami mulai mencari jalan untuk menangkis upaya-upaya mereka itu,&#8221; katanya.</em></p>
<p>Iran&#8217;s controls are not as pervasive as China&#8217;s, he noted, but Tehran is clearly stepping up its online censorship.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Kontrol Iran tidak setembus China, menurutnya. Namun, Teheran dengan jelas terus meningkatkan sensor online-nya.</em></p>
<p>Of late, world leaders have expressed growing concern over Iran&#8217;s brutal crackdown on dissidents. Canada has been among the most vocal, outright rejecting Iran&#8217;s call to &#8220;stay out&#8221; of its internal politics.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Sebelumnya, para pemimpin dunia menyatakan kecemasan mereka mengenai kebrutalan Iran dalam menumpas para pembangkang. Kanada, di antara negara yang paling vokal, dengan tegas menolak seruan Iran untuk ’keluar’ dari campur-tangan politik dalam negerinya.</em></p>
<p>Last week, Canada&#8217;s charge d&#8217;affaires was reportedly berated by Tehran over what Iranian authorities believed was Ottawa&#8217;s support for Rohozinski&#8217;s &#8220;efforts to spread insurrection in Iran&#8221; with his software.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Pekan lalu, perwakilan Kanada dilaporkan dicaci-maki oleh Teheran, karena penguasa Iran meyakini dukungan Ottawa terhadap upaya-upaya Rohozinski ’untuk menyebarkan pemberontakan di Iran’ dengan melalui perantinya.</em></p>
<p>Rohozinski denied any direct government ties, but his first clients include the BBC and the US Broadcasting Board of Governors responsible for Voice of America.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Namun, Rohozinski menolak menujukkan peranti lunaknya ke hubungan pemerintah karena klien pertamanya termasuk BBC dan Badan Penyiaran Gubernur AS yang bertanggung jawab atas Voice of America.</em></p>
<p>On Thursday, US Senators vowed to help Iran&#8217;s opposition defeat restrictions on news and the social networking Internet sites, as well as boost funding for US-backed radio news broadcasts into Iran.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Kamis lalu, para senator AS berikrar akan membantu oposisi Iran untuk mengalahkan larangan-larangan jaringan berita dan sosial situs-situs internet, di samping mendukung keuangan siaran berita radio yang didukung AS di Iran.</em></p>
<p>&#8220;We want the Iranian people to be able to stay one step ahead of the Iranian regime, getting access to information and safely exercising freedom of speech and freedom of assembly online,&#8221; said Independent Senator Joe Lieberman.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<em>Tidak ada terjemahan untuk paragraf ini.</em></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2Fkompas-dot-com%2F&amp;linkname=Ketika%20Kompas%28.com%29%20Kehilangan%20Arah" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/kompas-dot-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bebek Bijak(?) Berkata&#8230;</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/bijak/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/bijak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 10:40:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[buruk muka cermin dibelah]]></category>
		<category><![CDATA[idiom]]></category>
		<category><![CDATA[It takes two to tango]]></category>
		<category><![CDATA[joke]]></category>
		<category><![CDATA[kalimat bijak]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>
		<category><![CDATA[pepatah]]></category>
		<category><![CDATA[peribahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Two wrongs don't make a right]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/?p=507</guid>
		<description><![CDATA[Yoha!! Lama gak mangkal di kedai bakmi (Baca: Lama gak nulis postingan yang bukan kopas).
Pada postingan kali ini, bebek akan mengajarkan tiga kalimat bijak (pepatah atau peribahasa atau idiom atau makanan apapun lah yang penting kedengerannya bijak) yang diberi &#8220;sentuhan lebih&#8221; supaya terdengar lebih berperikebebekkan.
Berat badan, timbangan dibuang
Bebek membuat &#8220;peribahasa&#8221; ini untuk menggantikan versi lama yang berbunyi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yoha!! Lama gak mangkal di kedai bakmi (Baca: Lama gak nulis postingan yang bukan kopas).</p>
<p>Pada postingan kali ini, bebek akan mengajarkan tiga kalimat bijak (pepatah atau peribahasa atau idiom atau makanan apapun lah yang penting kedengerannya bijak) yang diberi &#8220;sentuhan lebih&#8221; supaya terdengar lebih berperikebebekkan.</p>
<p><strong>Berat badan, timbangan dibuang<br />
</strong>Bebek membuat &#8220;peribahasa&#8221; ini untuk menggantikan versi lama yang berbunyi &#8220;<em>Buruk muka, cermin dibelah</em>&#8220;.</p>
<p>Kenapa harus &#8220;diganti&#8221;? Ya bayangin aja gitu loh, hare geneee&#8230;? Masih ada gitu yang belah-belah cermin? Yang ada justru &#8220;Udah buruk muka, masih berasa kecakepan pula&#8221; (Mengacu kepada trend untuk memajang foto-foto pribadi di situs-situs sosial seperti facebook atau friendster dengan pose yang kecentilan atau sok ganteng/cakep - Walau seringkali pada kenyataannya, tampangnya itu mau digadang jadi cover model majalah Trubus aja rasanya gak mencapai standard).</p>
<p>Selain itu, membelah cermin terbukti tidak baik untuk kesehatan. Kalau anda tidak mempunyai alat khusus untuk memotong cermin, membelah cermin dengan golok misalnya, akan membuat cermin hancur berantakan menjadi serpihan-serpihan tajam yang susah disapu dan beresiko melukai tangan anda (Ouch!!).</p>
<p>Sekarang kita melangkah ke pertanyaan &#8220;penting&#8221; berikutnya. Kenapa harus timbangan? Berbeda dengan kegiatan bercermin yang hampir pasti dilakukan setiap hari, kegiatan menimbang badan bukanlah suatu &#8221;kebutuhan primer&#8221;. Banyak orang yang sudah tidak tahu atau tidak mau tahu berapa berat badannya. Alasannya pun bisa bermacam-macam, mulai dari karena gak punya timbangan, punya timbangan tapi takut menerima kenyataan (berhubung timbangannya serasa kurang ajar &#8211; terus menolak untuk menurunkan angka) atau males nimbang.</p>
<p>Kesimpulannya, masih lebih realistis untuk membuang timbangan daripada membelah cermin.</p>
<p><strong>Two gays don&#8217;t make one straight<br />
</strong>Jelas bukan analoginya? Jika ada seorang gay dan datang lagi seorang gay lainnya, maka tidak berarti salah satunya berubah menjadi straight (heteroseksual). Begitu juga jika ada suatu kesalahan/kejahatan, kesalahan/kejahatan lainnya tidak akan membuat kesalahan yang pertama menjadi benar (&#8220;Two wrongs don&#8217;t make a right&#8221;).</p>
<p><strong>Butuh sepasang sumpit untuk menjepit bakmi<br />
</strong>&#8220;It takes two to tango&#8221; versi bebek. Seperti halnya tidak mungkin (atau susah sekali kalaupun bisa) untuk menjepit bakmi dengan sebilah sumpit, banyak keadaan atau kegiatan yang hanya bisa dilakukan jika diikuti oleh dua orang peserta atau lebih.</p>
<p>Misal: pertengkaran rumah tangga (Walau berantem-berantem suami istri itu seringkali disebabkan oleh pihak ketiga, tapi pada umumnya yang menjadi tokoh utama itu sepasang suami istri), selingkuh (Nikmat dan dosa harap ditanggung bersama) dan KKN (Ketika pihak satu menyodorkan amplop, harus ada pihak lain yang menyambut amplop).</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2Fbijak%2F&amp;linkname=Bebek%20Bijak%28%3F%29%20Berkata%26%238230%3B" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/bijak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Tale of a Nickel</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/five-cent/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/five-cent/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 14:33:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/five-cent/</guid>
		<description><![CDATA[
Juga pernah diterbitin di NTU Tribune (koran kampus).
Versi Indonesianya sila klik di sini. 
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
Ugh, once again I fell onto the street. It is my destiny to become a tiny little thing instead of something people would miss, of course. I am only a little 5 cents coint. Boy, that sounds like a kid without any special talent. Tragic [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong></p>
<p><em>Juga pernah diterbitin di NTU Tribune (koran kampus).</em></p>
<p><em>Versi Indonesianya sila </em><a href="http://www.bebekrewel.com/5-cent/"><em>klik di sini</em></a><em>.</em> <br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Ugh, once again I fell onto the street. It is my destiny to become a tiny little thing instead of something people would miss, of course. I am only a little 5 cents coint. Boy, that sounds like a kid without any special talent. Tragic isn&#8217;t it? Unfortunately, it&#8217;s the truth.</p>
<p>Sometimes they treat me like an unwanted thing. They try to get rid of me as soon as they could. Like, if they buy anything worth 10 cents, they prefer to throw 2 coints of 5 cents away from their wallet and keep the 10 cents instead.</p>
<p>Or people would easily say, &#8220;no need lah&#8221; or &#8220;keep the change&#8221; rather than keep me for themselves&#8230; Ya Ya Ya, I knew, 5 cents coin is worth nothing. It can&#8217;t be compared with the big ol&#8217; 1 dollar coin who could buy candies or snack all by himself. Just what CAN you buy with a 5 cents coin anyway?</p>
<p>My tiny little size was also the one thing that caused me a long unfortunate-sad-miserable story. Oh, it was your common old story. A 5 cents coin flew down when someone opened his/her wallet. Lying helplessly in the floor, they just left it. Yes, they just left it like that!! It was just like what happened to me just now. After falling from an old lady&#8217;s wallet, I watched helplessly at the feet passing me by. Sometimes I got kicked or was stepped on. The most annoying things was when someone just threw me a glance and passed me saying &#8220;Bah&#8230; only 5 cents coin&#8230;&#8221; with a clearly degrading tone!!! It hurt my dignity!! I know that I&#8217;m just a lowly 5 cents but I am also money, so how about a little bit of respect!!!</p>
<p>Ah&#8230; I felt a little hand closing over me!! It&#8217;s a nice warm little hand that lifted me up carefully from the floor and placed me on his palm. Finally&#8230; someone gave me attention although he was only a little kid. His sparkling happy eyes gave me joy. It has been quite a long time since someone gave me that kind of look. It was true what the other coins said: that children were wiser than adults in terms of appreciating something.</p>
<p>He took something from his pocket, looked at both his hands one at a time. His smile was getting wider. He moved me to his other hand, then put me in his pocket.</p>
<p>Cling&#8230; Cling&#8230;&#8230;</p>
<p>Ouch&#8230; my body hit something hard&#8230; wait a sec&#8230; it sounded like&#8230; a coin? It seemed that fate has once again reunited me with another 5 cents coin.</p>
<p>&#8220;Ouh Hi! Hallo!!!&#8221; I heard a friendly greeting. &#8220;My name is <strong>gor</strong>, what is your name?</p>
<p>&#8220;Er&#8230; <strong>gor</strong> too. What year did your born? Mine was 1995.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ha!!! Mine was 1990&#8243;, I could hear the smile in the tone of the voice. &#8220;Looks like you have to change your name.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ok&#8230;ok&#8230; now my name is <strong>wu</strong>,&#8221; I said reluctantly. It is a rule in the coin world that we always have a name taken from different languages around the world. But those names have to represent our value. I lost cound of how many times I changed my name&#8230; l<strong>ima</strong>,<strong>  gor</strong>, <strong>five</strong>, <strong>cinq </strong>and many more I can&#8217;t remember. If you find another coin which has the same name like yours, then the younger coin has to change its name.</p>
<p>We kept rocking and hitting against each other. It felt like the boy was running and had stopped somewhere. Suddenly, his little hand took us from his dark pocket and brought us to an open and bright place. He showed us to a Seven-eleven cashier. Apparently he wanted to buy a candy. He looked disappointed when the cashier said that me and <strong>gor</strong> couldn&#8217;t buy anything in the store by ourselves. He put us back to his pocket and slowly walked away.</p>
<p><strong>Gor</strong> took a deep breath, &#8220;It seems that this boy doesn&#8217;t understand money values.&#8221; It looked sadly at me. &#8220;<strong>Wu</strong>, do you think that he would still pick us up if he knew that we are only worth 5 cents?&#8221;</p>
<p>I didn&#8217;t answer. Silence became our language. Only the sound of our body hitting each other could be heard.</p>
<p>Cling&#8230; Cling&#8230;&#8230;</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2Ffive-cent%2F&amp;linkname=The%20Tale%20of%20a%20Nickel" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/five-cent/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>On Pregnancy and Life</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/on-pregnancy-and-life/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/on-pregnancy-and-life/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 16:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/on-pregnancy-and-life/</guid>
		<description><![CDATA[Versi inggris dari &#8220;Hamil dan Lahir&#8221;. Pernah diterbitkan di NTU Tribune (koran kampus).
Tulisan ini bisa dibilang adalah hasil keahlian dari seorang editor. Edisi bahasa Inggrisnya bukan hanya merupakan terjemahan mentah dari versi Indonesianya, tapi juga &#8220;diobrak-abrik&#8221; sedikit dan diberi bumbu untuk membuat tulisan serasa lebih gurih. 
Kerjaan editor memang harusnya begitu!! ^__^ (Bukan cuma sebagai &#8220;kuli tanda baca&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Versi inggris dari </em><a href="http://www.bebekrewel.com/pregnant/"><em>&#8220;Hamil dan Lahir&#8221;</em></a><em>. Pernah diterbitkan di NTU Tribune (koran kampus).</em></p>
<p><em>Tulisan ini bisa dibilang adalah hasil keahlian dari seorang editor. Edisi bahasa Inggrisnya bukan hanya merupakan terjemahan mentah dari versi Indonesianya, tapi juga &#8220;diobrak-abrik&#8221; sedikit dan diberi bumbu untuk membuat tulisan serasa lebih gurih. </em></p>
<p><em>Kerjaan editor memang harusnya begitu!! ^__^ (Bukan cuma sebagai &#8220;kuli tanda baca&#8221; yang kerjaannya merapihkan tanda baca doang)</em></p>
<p><em>Bagi yang kurang kerjaan, sila bandingkan antara versi ini dan </em><a href="http://www.bebekrewel.com/pregnant/"><em>&#8220;Hamil dan Lahir&#8221;</em></a><em>.</em></p>
<p><em>Catatan: Agak beda dikit dengan versi NTU Tribune. Ada beberapa titik-titik (&#8230;) yang bebek apus.</em><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Like almost every child in this world, I was also questioning <em>(wondering) </em>where babies come from. And I had a beautiful theory &#8211; from my innocent thought, which for sure at that time still had no idea what the fertilisation process is, or the intensely pleasurising activity preceding before it: &#8220;A child comes from hope.&#8221;</p>
<p>&#8220;When a man and a woman are blessed to become husband and wife, they shall love each other, and then pray together for a coming of a child.&#8221;</p>
<p>Because of that, we are often hear a lot people say that the couple&#8217;s hope of getting a child hasn&#8217;t been granted yet, &#8211; or they are still hoping (waiting) for a child to enter their life.</p>
<p>Um, why do we use these euphemistic expressions? It seems so ambiguous and made me think that a child can just be slipped into a woman&#8217;s womb like junk mail into a post box or something.</p>
<p>Finally, I knew that a child is not for us to wait for but it is for us to work out. =)</p>
<p>Perhaps it was caused by my naive thinking, that I didn&#8217;t recognize any case of a woman getting pregnant out of wedlock, out of &#8220;accident&#8221; or even any stories of &#8220;unwanted child&#8221; that so often crops up in tabloids. It&#8217;s like, by my line of thought, why if a child comes from a granted prayer, it must come from GOD&#8217;s approval, doesn&#8217;t it?</p>
<p>Thus, all wives that are expectiong a baby would only be the blessed ones that go zealously to churches, temples, mosque, etc, not to mention being blessed by entire family &#8211; as at the time, when I was a kid &#8211; the title of MBA (Married By Accident) has not been conferred <em>(too)</em> often.</p>
<p>This concept of mine &#8211; a child comes from hope &#8211; suddenly changed when I was watching a local news on the TV. If I remembered correctly, it was about a flirtatious high school teacher, famous to be close to his students &#8211; Too close in this case, if you get my drift.</p>
<p>The news anchor/narrator (or whatever you call the person who reads the story on TV when only the video feed is shown) was telling all his wonderful audiences that the teacher &#8220;loves to touch the girls. He loves to touch the cheek of the girls and even one of them has gotten pregnant&#8230;&#8221; Can you even imagine how wild my imagination went when I heard that one?</p>
<p><em>Oh&#8230; so you can get pregnant if a man does as much as touching your cheek!!!</em> And my imagination went into overdrive from there. I concluded that a touch from a man can cause&#8230; something&#8230; to really go through into your skin and then end up in your tummy. (The concept of &#8220;Womb&#8221; was alien to me at that time). After that, it gets bigger and bigger, and lo, a baby is created!!</p>
<p>Wow&#8230; talk about dangerous&#8230; no wonder parents always say to their daughter, &#8220;Be careful, don&#8217;t sleep with a man!!!&#8221; (Or something like that. The words differ slightly from parent to parent, but the context remains more or less unchanged)</p>
<p>Wait&#8230; does it mean that if a man and a woman sleep side by side, on the same bed, then something will <em>crawl</em> slowly in the midnight from the man and will infiltrate the woman&#8217;s tummy, and then&#8230; Whoosh!! The female&#8217;s tummy expands?</p>
<p>Afterwards though, when I was in high school, my auntie said, &#8220;It&#8217;s OK to sleep side by side with a man as long as you are REALLY sleeping!!! If you are not, good luck to you!&#8221; Hm&#8230; there&#8217;s some truth in that.</p>
<p>By the way, comics or cartoons often tell us that a big bird (<em>some kind of crane?</em>) will bring the babies right to your doorstep. This story, for me at least, is quite funny. Do you think that many children still believe in that?</p>
<p>It&#8217;s funny for me since, as you know, that a lot of animal, including birds are already in the endangered category&#8230; almost died out because of us humans intrude and ransack the ecosystem etc etc. So, where is the logic in humans having an increase in numbers if the species that&#8217;s supposed to deliver the tykes to you is dying out? Yah, may be that&#8217;s why we should not consider cartoon movies so seriously.</p>
<p>Let&#8217;s move on. When I first understood the Caesar operation as a delivery method, I thought that was the only way a woman can give birth. Why? The reason was very simple.</p>
<p>My thinking was&#8230; after a baby grows in mum&#8217;s tummy, he/she should better be out of it before the mum&#8217;s tummy explode with the poor baby still in it. So, the easiest way would be to open mum&#8217;s tummy and then close it up again immediately. Something like how zippers work.</p>
<p>The details of the process? Must I care? I mean, there&#8217;s got to be doctors ready to give the mothers the needle. A poke here, one there, and mom&#8217;s belly is ready to be opened painlessly.</p>
<p>Another theory came from my primary school friend, and it was more cleverly imagined than mine. He said that pregnant mothers contains of a kind of liquid in the stomach, and when the time comes to deliver the baby&#8230; with full confidence he said, &#8220;They come out the same way as urine.&#8221;</p>
<p><em>&#8220;Heh? How come it&#8217;s like that? If it&#8217;s only liquid, so where is the baby? Do we have to freeze it in 0 degree celsius and use a mould to shape the baby?&#8221;</em></p>
<p>&#8220;Listen to me first! After all the liquid is out, of course mummy&#8217;s tummy is smaller. Then the doctor is supposed to make sure that he gets all the liquid and not even one drop goes wasted, so the baby will be a healthy and <em>complete</em> baby (Else it may be missing a finger or worse). After that, the doctor shall keep the liquid for awhile and then&#8230; abracadabra&#8230; by itself, the liquid will turn into a baby!&#8221;</p>
<p>The way he told me the theory sounded like those food recipes &#8211; after it&#8217;s cooked, leave awhile, then it&#8217;s ready to serve&#8230;</p>
<p>It might have crossed my friend&#8217;s mind that after the doctor collects all the liquid, he will put it in an incubator. So the function of the incubator is not unlike that of an oven when you make bread. Put the liquid, let it expand like a dough; part of it will become flesh and bones, and the rest would remain as liquid, i.e. blood. Maybe he was inspired by the fact that the incubator in the hospital and the oven in his kitchen are both square.</p>
<p>Sigh&#8230; that&#8217;s how it is when<em> very young</em> intellectuals gather to discuss things that their parents refuse to explain, I guess&#8230; Complicated huh?</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2Fon-pregnancy-and-life%2F&amp;linkname=On%20Pregnancy%20and%20Life" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/on-pregnancy-and-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suatu Ketika di Ruang Tunggu Dokter Anak&#8230;</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/name-joke/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/name-joke/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 14:27:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/name-joke/</guid>
		<description><![CDATA[Cerita ini daku baca bertahun-tahun yang lalu, kemungkinan dari website ketawaketiwi.com.
Sebagai bebek yang dulu sering membaca buku banyolan dan menjelajahi website-website tak jelas (termasuk website humor), bebek cuma pernah membaca joke ini sekali. 
Kalau dilihat dari jalan ceritanya yang melibatkan nama dan arti kata yang bisa dibilang adalah milik Bahasa Indonesia, kemungkinan joke ini memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cerita ini daku baca bertahun-tahun yang lalu, kemungkinan dari website ketawaketiwi.com.</p>
<p></em><em>Sebagai bebek yang dulu sering membaca buku banyolan dan menjelajahi website-website tak jelas (termasuk website humor), bebek cuma pernah membaca joke ini sekali. </em></p>
<p><em>Kalau dilihat dari jalan ceritanya yang melibatkan nama dan arti kata yang bisa dibilang adalah milik Bahasa Indonesia, kemungkinan joke ini memang asli buatan orang Indonesia (Bukan hasil terjemahan dari bahasa lain).</em></p>
<p><em>Berhubung humor itu ibarat anak haram (sulit untuk diketaui identitas orang tuanya) dan ibarat penyakit menular (bisa menyebar luas, bahkan sampai diterjemahkan ke bahasa lain), sulit bagi bebek untuk mencari ataupun mengidentifikasi penulis asli.</em></p>
<p><em>Maka dengan ini hanya bisa mengatakan terima kasih kepada siapapun yang melahirkan humor ini. <img src='http://www.bebekrewel.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p><em>Catatan: Bebek menceritakan ulang seperti apa yang ada di ingatan bebek. Oleh karena itu statusnya masukin kedai bakmi aja =P</em><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Pada suatu hari, seorang dokter anak terpaksa berhadapan dengan sederetan muka masam di ruang tunggu karena terlambat datang ke kliniknya.</p>
<p>Untuk membuat suasana di ruang tunggu menjadi lebih ceria, dokter tersebut lalu memutuskan untuk menghabiskan waktu sejenak berbasa-basi dengan calon pasien.</p>
<p>&#8220;Nama kamu siapa?&#8221;, tanyanya ke anak pertama.</p>
<p>&#8220;Dwi&#8221;, jawab anak itu.</p>
<p>&#8220;Oh, Dwi&#8230; Mungkin waktu mama hamil, mama sering ngidam duit kali ya?&#8221;</p>
<p>Jawaban sang dokter membuat ruang tunggu tersebut tersenyum. Lalu sang dokter beralih ke anak lain.</p>
<p>&#8220;Nama kamu siapa?&#8221;, tanyanya lagi.</p>
<p>&#8220;Donna&#8221;.</p>
<p>&#8220;Oh&#8230; Jangan-jangan waktu hamil kamu, mama kamu ngidam donat?&#8221;</p>
<p>Tawa meledak di ruang tunggu. Sang dokter kemudian menghampiri anak ketiga. Namun tiba-tiba saja sang ibu dari anak tersebut beranjak dari duduknya dengan muka cemberut, menarik anaknya ke pintu keluar sambil berkata, &#8220;Titi, ayo kita pulang!!&#8221;</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2Fname-joke%2F&amp;linkname=Suatu%20Ketika%20di%20Ruang%20Tunggu%20Dokter%20Anak%26%238230%3B" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/name-joke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
<enclosure url="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/lagu/Alfredo.mp3" length="4313275" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Balas-Berbalas (Foto)</title>
		<link>http://www.bebekrewel.com/berbalas-foto/</link>
		<comments>http://www.bebekrewel.com/berbalas-foto/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 20:06:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bebek rewel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kedai Bakmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bebekrewel.com/berbalas-foto/</guid>
		<description><![CDATA[Balas-berbalas foto yang terjadi di salah satu milis yang bebek ikuti:
1. Dikirimkan oleh teman milis bebek yang bernama wiro. Mengenai suatu tabrakan fatal:
 

&#8220;Gara-Gara Dia Sih&#8221;
Penyebab:
 
 
Dan bebek membalas dengan gambar yang lebih efisien untuk menggambarkan kejadian di atas:

2. Tentang restoran. Wiro mengirim:

Bebek membalas:


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><a href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/01/gara-gara-dia-sih.jpg"></a>Balas-berbalas foto yang terjadi di salah satu milis yang bebek ikuti:</p>
<p align="left">1. Dikirimkan oleh teman milis bebek yang bernama wiro. Mengenai suatu tabrakan fatal:</p>
<p align="center"> </p>
<p align="center"><a href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/01/gara-gara-dia-sih.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-316" title="gara-gara-dia-sih" src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/01/gara-gara-dia-sih.jpg" alt="" width="500" height="330" /></a></p>
<p align="center">&#8220;Gara-Gara Dia Sih&#8221;</p>
<p align="center">Penyebab:</p>
<p style="TEXT-ALIGN: center" align="center"> <a href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/01/penyebab.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-317" title="penyebab" src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2009/01/penyebab.jpg" alt="" width="500" height="699" /></a></p>
<p align="left"> </p>
<p align="left">Dan bebek membalas dengan gambar yang lebih efisien untuk menggambarkan kejadian di atas:</p>
<p align="left"><a title="why_men_die_before_women_1.jpg" href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2008/05/why_men_die_before_women_1.jpg"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2008/05/why_men_die_before_women_1.jpg" alt="why_men_die_before_women_1.jpg" width="520" height="334" /></a></p>
<p align="left">2. Tentang restoran. Wiro mengirim:</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2008/05/fook-yew.jpg" alt="fook-yew.jpg" /></p>
<p align="left">Bebek membalas:</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2008/05/fuk-mi.jpg" alt="fuk-mi.jpg" width="526" height="370" /></p>
<p><a title="fook-yew.jpg" href="http://www.bebekrewel.com/wp-content/uploads/2008/05/fook-yew.jpg"></a></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.bebekrewel.com%2Fberbalas-foto%2F&amp;linkname=Balas-Berbalas%20%28Foto%29" target="_blank"><img src="http://www.bebekrewel.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bebekrewel.com/berbalas-foto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
